Diterbitkan Kamis, 4 Januari 2024

Ketahui Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangan Genteng Metal Pasir

jm-genteng-metal-pasir.jpg

Ada banyak jenis genteng di pasaran yang dapat Anda jadikan pilihan untuk atap rumah, termasuk genteng metal pasir. Sekilas, bentuk genteng ini mirip dengan genteng pada umumnya. Namun, jika diperhatikan lebih detail, permukaan genteng metal pasir sedikit lebih kasar.

Di sisi lain, memilih jenis genteng memang harus disesuaikan dengan kebutuhan. Kini banyak orang yang memilih genteng metal untuk karena ada beberapa kelebihan yang ditawarkan. Jika Anda mempertimbangkan genteng metal, ketahui kelebihan dan kekurangannya di bawah ini

Genteng Metal Pasir

Pengertian

Genteng metal pasir merupakan genteng yang terbuat dari bahan metal atau logam.  Umumnya, material yang digunakan untuk genteng metal pasir adalah metal zincalume, pasir, zinc phosphate, coraltex, dan lainnya. Jika genteng pada umumnya memiliki tekstur yang halus, maka genteng metal pasir memiliki permukaan yang sedikit kasar. Tekstur tersebut dikarenakan penggunaan pasir dan material coraltex. Bukan tanpa alasan, penggunaan pasir pada genteng metal bertujuan untuk mempertebal sekaligus menambah nilai estetika. 

Kelebihan

jm-genteng-metal-pasir-zoom.jpg

  1. Tahan Korosi

Kelebihan genteng metal pasir yang pertama adalah ketahanannya terhadap korosi. Material yang digunakan dalam pembuatan genteng ini membuat genteng metal pasir tahan terhadap cuaca ekstrim, sinar UV, dan sebagainya. Dengan begitu, genteng jenis akan awet dan tidak memerlukan perawatan yang sulit.

 

  1. Ringan dan Mudah Dipasang

Lalu, jenis genteng ini juga memiliki bobot yang ringan dan mudah dipasang. Tentu, botobt yang ringan ini tidak akan menambah beban signifikan terhadap bangunan. Pemasangannya pun tidak membutuhkan waktu yang lama. 
 

  1. Meredam Suara

Jika Anda merasa terganggu dengan suara air hujan yang terkena genteng, maka menggunakan genteng metal pasir adalah pilihan yang tepat! Genteng metal pasir mampu meredam suara, sehingga suara hujan tidak akan terdengar.
 

  1. Anti api dan Tahan Petir

Kelebihan genteng metal pasir selanjutnya adalah tahan terhadap api dan petir. Dengan menggunakan jenis genteng ini, Anda memberikan perlindungan ekstra jika terjadi kebakaran maupun saat hujan lebat datang. Bangunan akan terasa lebih aman dan nyaman.

 

  1. Menambah Nilai Keindahan

Tidak dapat dipungkiri bahwa nilai estetika bangunan sangatlah penting. Maka dari itu pemilihan bahan, material, hingga warna pun harus diperhatikan. Genteng metal pasir memiliki banyak pilihan warna yang dapat Anda sesuaikan dengan selera maupun gaya bangunan. Pemilihan warna yang tepat tentu akan menambah nilai keindahan.

Kekurangan

jm-genteng-metal-pasir-var.jpg

  1. Tidak Tahan Tekanan

Di sisi lain, meskipun jenis genteng ini tahan terhadap korosi hingga cuaca ekstrim, tetapi tidak dengan tekanan. Hal ini dikarenakan ketebalan ukuran genteng metal pasir berkisar 0.2 hingga 0.4 mm saja. Genteng akan mudah rusak jika sering ditimpa beban berat maupun diinjak.
 

  1. Kurang Meredam Panas

Sayangnya, genteng metal pasir kurang mampu meredam panas dari luar. Menurut berbagai sumber, jenis genteng ini hanya meredam sekitar 70 persen saja. Hal ini membuat genteng ini kurang cocok untuk di daerah yang panas. Namun, Anda dapat mengakalinya dengan membuat ceiling yang tinggi dan menggunakan kipas/AC.

 

  1. Warna Mudah Pudar

Warna yang mudah pudar juga menjadi salah satu kekurangan genteng metal pasir. Hal ini dikarenakan pengecatan dilakukan di area permukaan saja, sehingga saat permukaan terkikis seiring berjalannya waktu, warnanya pun ikut memudar.

Beli Genteng Metal Pasir Terbaik di Juragan Material

Dari kelebihan dan kekurangan genteng metal pasir di atas, Anda dapat pertimbangkan kembali penggunaannya sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda berada di daerah yang tidak begitu panas dan seringkali turun hujan, maka jenis genteng ini dapat digunakan. Begitu juga sebaliknya.

Ada banyak merek genteng metal di pasaran, termasuk ketebalan dan ukuran genteng metal pasir. Untuk harga genteng metal pasir juga berkisar dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Jika Anda berencana membelinya, beli saja di Juragan Material! Kami menyediakan berbagai kebutuhan pembangunan, termasuk genteng metal pasir.


Semua produk di Juragan Material terjamin kualitas dan keasliannya. Harga yang kami tawarkan pun dijamin yang terbaik! Beli perlengkapan pembangunan di sini juga mudah, ada banyak metode pembayaran hingga pengiriman yang dapat Anda pilih. Temukan genteng metal pasir dan lainnya di sini!

Bagikan:
whatsapp-icon linkedin-icon twitter-icon facebook-icon

Artikel Terkait

bahan bangunan rumah

Membangun sebuah bangunan entah berupa rumah, gedung, maupun jembatan bukanlah perkara mudah. Selain desain bangunan, Anda juga perlu memperhatikan material bangunan yang akan digunakan. Pemilihan material bangunan yang tepat akan membuat bangunan Anda berdiri kokoh dan awet digunakan dalam waktu lama. Sebelum membahas lebih lanjut terkait bagaimana memilih material bangunan yang tepat, mari kita kenali dulu bahan bangunan, berikut dengan keunggulan serta kelemahannya berikut ini:Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Membangun RumahMembangun atau renovasi rumah baru tampaknya menjadi impian bagi hampir setiap orang. Akan tetapi, sebelum bisa membangun bangunan rumah baru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal ini berguna untuk mencegah kendala dan risiko, sehingga rumah yang Anda bangun sesuai dengan keinginan dan harapan.1. Jumlah penghuni dalam rumahHal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika akan membangun rumah baru adalah seberapa banyak jumlah penghuni yang nantinya tinggal di rumah tersebut. Tentunya rumah yang akan Anda bangun harus memenuhi dan menyesuaikan jumlah orang dalam satu keluarga.2. Menentukan kebutuhan tiap anggota keluargaKemudian Juragan juga perlu menyesuaikan kebutuhan tiap penghuni atau anggota keluarga. Contohnya, untuk anak-anak tentu memerlukan kamar tidur anak, ruangan bermain, dan sebagainya.3. Jumlah lantai rumah yang mau dibangunSelanjutnya jumlah lantai rumah yang hendak dibangun juga harus diperhatikan, apakah 1, 2, atau 3 lantai. Hal tersebut berkaitan dengan menyesuaikan kebutuhan anggota penghuni keluarga seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Selain itu, jumlah lantai rumah juga harus disesuaikan dengan luas tanah atau lahan yang dimiliki.4. Menentukan anggaran pembangunan rumahAnggaran pengeluaran untuk membangun rumah penting Anda rencanakan secara matang. Pastikan Juragan sudah memperkirakan budget sesuai dengan kemampuan finansial yang dimiliki.5. Menentukan waktu estimasi rumah selesai dibangunTerakhir, Anda harus menentukan target waktu serta kapan rumah akan selesai dibangun. Hal ini bisa memotivasi Anda untuk menemukan cara paling efektif dan strategis dalam membangun rumah sesuai harapan.Jenis Bahan Bangunan RumahDalam membangun rumah, tentunya terdapat banyak jenis material bangunan dengan fungsi yang berbeda-beda dan mesti dipersiapkan dengan tepat agar bangunan rumah dapat berdiri sesuai apa yang diharapkan. Berikut ini terdapat beberapa jenis bahan bangunan yang paling umum untuk digunakan dalam konstruksi rumah.1. Batu Bata MerahMaterial bangunan pertama ialah batu bata. Batu bata sudah ada sejak belasan ribu tahun lalu dan masih digunakan hingga sekarang. Namun bukan berarti material ini tidak memiliki kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan batu bata. Kelebihannya ialah:Mudah ditemukan serta teruji ketahanannya.Bersuhu dingin sehingga sangat nyaman ditinggali ketika cuaca panas.Lebih tahan lama dan kuat karena dibuat dengan pembakaran.Merekatkan batu bata merah cenderung lebih mudah dan tidak membutuhkan perekat khusus.Bisa dipakai secara fleksibel untuk membangun bidang berukuran besar maupun kecil.Transportasinya lebih mudah karena ukurannya yang tidak terlalu besar.Lebih mudah dipasang tanpa pengetahuan khusus.Lebih tahan api.Lebih tahan terhadap retak rambut.Sedangkan kekurangan dari batu bata merah adalah sebagai berikut:Harganya cukup mahal dibandingkan dengan batako.Dimensi volumenya lebih kecil daripada batako.Waktu pengeringannya memakan waktu cukup lama bila dibandingkan dengan material lain.2. BatakoBatako merupakan salah satu bahan bangunan yang terdiri dari campuran semen dan pasir. Kelebihan batako ialah:Ukurannya lebih besar daripada batu bata sehingga membutuhkan lebih sedikit Batako ketimbang batu bata dalam bangunan.Ukuran batako juga sama sehingga lebih rapi dan mudah dipotong untuk perapian.Lebih ringan dibandingkan dengan batu bata karena ada rongga di dalamnya sehingga lebih cocok untuk bangunan dua lantai atau bangunan lain yang mengandalkan kolom untuk kekuatannya.Kedap air sehingga mampu memperkecil perembesan air hujan dan lebih ringan ketimbang batu bata.Lebih tahan suhu panas.Sedangkan kekurangan batako pada umumnya:Mudah retak dan mudah dilubangi karena ada rongga di bagian tengahnya.Kurang kuat bila dibandingkan dengan batu bata sehingga tidak sesuai untuk bangunan satu lantai yang menggunakan dinding sebagai kekuatan strukturnya.Membuat dinding rumah lebih panas ketika cuaca panas karena sifat tahan panasnya.3. BatuBahan bangunan rumah lainnya ialah batu, khususnya batu alam yang biasa digunakan untuk dekoratif maupun bahan konstruksi membangun rumah. Batu biasa digunakan untuk pembangunan kamar mandi, taman, atau pagar rumah Anda. Ruangan seperti dapur maupun garasi jarang menggunakan batu karena karakter batu sendiri yang mudah kotor dan sulit untuk dibersihkan. Beberapa batu yang digunakan dalam konstruksi ialah batu kali, batu marmer, batu palimanan, granit, andhesit hingga sabak.Baca Juga: 7 Jenis-Jenis Beton Untuk Berbagai Konstruksi4. KayuSelanjutnya terdapat bahan kayu yang umum digunakan sebagai bahan bangunan rumah untuk atap, kusen pintu, atau pembuatan dinding bangunan. Kayu juga biasa digunakan untuk lantai rumah Anda dan cocok digunakan di segala musim salah satunya kayu jati. Meskipun demikian kayu memiliki harga yang lebih tinggi daripada batu bata maupun batako.Kayu bisa digunakan dalam berbagai dimensi dan bentuk sehingga mampu mempercepat proses pembangunan. Kayu lebih tahan terhadap tekanan dan lentur sehingga mudah sekali dalam pengerjaannya. Kekurangan kayu ini ialah sensitif terhadap kelembapan sehingga mudah sekali diserang serangga seperti rayap. Kayu juga tidak tahan api sehingga diperlukan pemrosesan lebih lanjut bila digunakan di tempat-tempat rawan kebakaran.5. MetalMetal merupakan bahan bangunan rumah yang kuat sehingga sering dipakai untuk gedung pencakar langit. Bahan metal ini bisa berupa baja, perak hingga titanium. Baja dan perak lebih sering digunakan karena lebih fleksibel dan tahan lama walaupun berkarat. Ada beberapa orang juga yang menggunakan titanium untuk struktur bangunan walaupun harganya cukup mahal. Besi juga sering dipakai untuk dijadikan bahan bangunan jembatan yang butuh daya tekan kuat.6. PasirBahan bangunan rumah lainnya ialah pasir sering dijadikan campuran semen. Butiran pasir lebih tajam dan kuat untuk dijadikan perekat bata maupun pondasi. Pasir dapat juga digunakan sebagai campuran perekat keramik. Untuk mendapatkan pasir berkualitas, Anda perlu mengepalkannya karena jika menggumpal maka pasir tersebut kurang berkualitas. Pilihlah pasir dengan kandungan lumpur kurang lebih 5%. Pasir yang bagus juga tidak mengandung bahan organik terlalu banyak serta bukan pasir laut.7. GentengGenteng adalah bahan bangunan yang berfungsi untuk melindungi rumah dari paparan sinar matahari serta air hujan. Jenis genteng pada umumnya terbuat dari campuran tanah liat yang dibakar hingga berwarna coklat kemerahan. Bahan konstruksi rumah satu ini juga dikenal mempunyai daya tahan yang sangat kuat sehingga Anda tak perlu khawatir untuk menggantinya selama puluhan tahun lamanya.Baca Juga: 5 Jenis Batu Alam untuk Digunakan di Ruangan KantorTips Mendapatkan Bahan Bangunan Rumah yang BaikBanyaknya jenis bahan bangunan yang digunakan tentu membuat Anda harus selektif dalam memilih bahan bangunan tersebut. Beberapa tips yang dapat digunakan untuk mendapatkan material yang baik yaitu:1. Setiap bahan yang bagus punya ciri khasSetiap bahan bangunan memiliki ciri khas untuk mempermudah Anda mengidentifikasinya. Sebagai contoh, dalam memilih genteng untuk kebutuhan atap rumah Anda. Anda bisa menggunakan genteng keramik dengan daya tahan tinggi sehingga sering sekali digunakan untuk bangunan kuno seperti kuil. Genteng keramik yang bagus biasa menimbulkan suara yang nyaring ketika Anda ketuk. Pilihlah genteng keramik dengan material pewarna glazur yang dikenal lebih tahan lama.Selain itu, batu bata yang bagus bila diketuk-ketuk permukaannya akan mengeluarkan suara. Batu bata yang bagus juga tidak menyerap banyak air ketika Anda rendam selama 24 jam. Sedangkan untuk besi beton yang bagus juga memiliki ukuran konsisten dari ujung ke ujung.2. Pertimbangkan iklim lokasi bangunan AndaAnda juga perlu mempertimbangkan iklim dari lokasi bangunan yang hendak dibangun. Apabila lokasi bangunan Anda memiliki iklim panas maka bahan batu bata bisa menjadi pilihan tepat. Rumah akan lebih sejuk saat cuaca panas. Pilihlah bahan bangunan dengan pori-pori seperti batu bata agar suhu di dalam rumah menjadi sejuk. Jika Anda tinggal di kawasan dingin, maka bahan metal atau batako akan lebih tepat untuk digunakan.3. Perhatikan pemeliharaan dan energi yang dibutuhkanAgar tidak banyak menimbulkan biaya di masa depan, Anda juga perlu mempertimbangkan aspek pemeliharaan bahan bangunan tersebut. Pilih bahan yang menggunakan perawatan yang mudah dan lebih murah. Dengan begitu, pengeluaran Anda atas bahan bangunan tidak over-budget. Bahan bangunan yang menggunakan energi listrik besar juga memakan banyak biaya. Pilihlah bahan bangunan yang mampu menghemat energi. Sebagai contoh, manfaatkan jendela untuk memberikan sirkulasi udara agar lebih sejuk.Baca Juga: 11 Jenis Bahan Bangunan Paling Penting Dalam KonstruksiJangan lupa untuk memilih distributor bahan bangunan dengan reputasi kredibel. Dengan begitu Anda mendapatkan bahan bangunan berkualitas dengan harga terbaik, seperti di Juragan Material yang memiliki banyak pilihan bahan bangunan dan banyak pilihan pembayaran. Jadi, tunggu apalagi? Pesan sekarang juga!

Jenis Kayu Ringan dan Kuat.webp

Jenis kayu ringan dan kuat menjadi salah satu material yang sering dipilih dan banyak dicari dalam penggunaan bahan furniture di rumah. Penerapan bahan kayu di dalam rumah tentu harus mempertimbangkan kualitas materialnya seperti tahan air, cuaca, dan zat kimia. Bersamaan dengan itu, material kayu yang dipilih mestinya aman dari jangkauan anak-anak.Dalam artikel ini, Juragan akan mendapatkan rekomendasi jenis kayu ringan dan kuat yang bisa Anda gunakan dalam pembangunan rumah saat ini. Namun, sebelum mengetahui rekomendasinya, yuk pahami lebih dalam mengenai jenis kayu satu ini.Apa yang Dimaksud dengan Jenis Kayu Ringan?Kayu ringan merupakan kayu lunak yang mudah untuk dipotong. Kayu ini juga sangat mudah untuk diangkat dan dipindahkan karena memiliki massa yang lebih ringan dari kayu pada umumnya. Selain itu, jenis kayu ini juga sangat mudah untuk diolah dan dipakai untuk pembuatan furniture.Penggunaan jenis kayu ringan disarankan untuk penggunaan furniture di dalam rumah saja. Hal ini dikarenakan furniture dari kayu ringan rentan mengalami lapuk dan berjamur ketika berada di bawah sinar terik matahari atau bahkan terkena air hujan.Baca Juga: Alasan Mengapa Kontraktor Bangunan Harus Menggunakan ACPApa Saja Jenis Kayu Ringan dan Kuat yang Cocok untuk Industri Furniture?Berikut ini beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas terbaik dan dapat dijadikan bahan mebel atau furniture.1. Kayu JatiKayu jati memiliki ciri berwarna cokelat agak kekuning-kuningan dan banyak ditemukan di pulau Jawa atau Sulawesi. Kayu jati tidak bisa tumbuh maksimal di daerah lain karena kandungan tanah yang berbeda akan memiliki tingkat keasaman yang berbeda pula.Butuh waktu hingga puluhan tahun untuk bisa menggunakan kayu jati sebagai bahan mebel atau furniture. Faktor usia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga kayu jati menjadi mahal. Hal inilah yang membuat kayu jati disebut sebagai kayu premium. 2. Kayu MahoniBerbeda dengan ciri kayu lainnya yang berwarna terang dan cerah, kayu mahoni memiliki ciri berwarna kemerahan. Makin tua usia kayu mahoni, maka warna merahnya juga akan makin pekat.Kayu mahoni sebaiknya tidak digunakan di luar ruangan sebab kayu jenis ini cukup rentan terhadap rayap dan jamur. Kayu ini memiliki pori-pori kecil sehingga kayu mahoni memiliki serat yang lebih halus dibandingkan kayu jati. Oleh karena itu, jenis kayu seperti ini sangat cocok digunakan sebagai bahan furniture.3. Kayu BalsaJenis kayu ringan lainnya bernama kayu balsa, kayu jenis ini adalah salah satu jenis kayu ringan namun sangat kuat dan lentur. Kayu balsa mudah melengkung tidak seperti kayu lainnya yang mudah patah juga kaku, sehingga banyak digunakan sebagai material kerajinan tidak hanya sebagai furniture saja.Kayu ini mudah ditemukan di area Jawa dan Sumatra sehingga stoknya cukup melimpah dan harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Kayu balsa memiliki ciri berwarna putih keabu-abuan sehingga sangat cocok jika di-finishing menggunakan warna yang transparan.4. Kayu Jati Belanda (Kayu Pinus)Kayu jati belanda berbeda dengan kayu jati asli, sebab harga kayu ini relatif lebih terjangkau. Tentunya, kayu jenis ini sangat cocok jika dijadikan sebagai produk mebel atau furniture.Kayu jati belanda memiliki warna putih dengan serat lurus sedikit bergelombang, kayu jenis ini memiliki serat kayu pinus yang menonjol sangat jelas. Namun, ketika kayu ini diolah menjadi furniture, diperlukan ketelitian yang tinggi karena kayu ini memiliki detil mata kayu yang mudah retak atau patah jika ada kesalahan sedikit saja dalam proses pemotongan.Baca Juga: Mengenal Istilah Kode Keramik KW 1, 2, 3 di Indonesia5. Kayu SungkaiKayu sungkai memiliki beberapa kelebihan yang menarik untuk dijadikan furniture. Pertama, kepadatan kayu sungkai tergolong moderat yang membuatnya cukup mudah untuk diolah. Sehingga, perajin dapat memahat dan membentuk kayu sungkai sesuai desain yang diinginkan.Selanjutnya, kayu sungkai mempunyai serat halus yang membuat permukaan furniture tampak lebih menarik. Kayu ini juga sangat responsif pada proses pewarnaan, sehingga Anda dapat membuat berbagai nuansa dan tampilan pada furniture.6. Kayu CedarKayu cedar cocok untuk dijadikan furniture karena sifatnya yang ringan dan tahan terhadap pengaruh cuaca, dan juga tahan dengan serangan serangga. Kayu ini berasal dari pohon cemara, dan memiliki warna yang indah serta serat halus yang memberikan tampilan elegan pada furniture Anda.Bagaimana Cara Agar Finishing Jenis Kayu Ringan Lebih Merata?Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk melakukan finishing pada jenis kayu ringan agar hasil akhirnya terlihat lebih merata. Bagaimana caranya? Juragan dapat melihat berbagai tipsnya berikut ini.1. Aplikasikan Dempul KayuHal pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengaplikasikan dempul kayu atau yang biasa disebut dengan wood filler. Fungsinya adalah untuk menutupi pori-pori kayu sehingga memudahkan penyerapan noda pada kayu dan hasil pernis menjadi lebih rata.2. Aplikasikan Cat Dasar KayuCat dasar kayu juga dapat membantu proses finishing pada jenis kayu ringan agar terlihat lebih rapi. Cat ini memiliki tekstur yang sangat cair sehingga dapat dengan mudah terserap hingga ke dalam pori-pori kayu.3. Amplas KayuProses mengamplas wajib dilakukan sebelum proses finishing dilakukan. Proses ini diperlukan untuk menghaluskan permukaan kayu sehingga hasil finishing pada jenis kayu ringan terlihat lebih rapi.Baca Juga: Mengenal Pondasi Cakar Ayam, Teknik Konstruksi Asli Indonesia4. Aplikasikan Top CoatTop coat dapat memberikan perlindungan lebih pada jenis kayu ringan. Lapisan kayu akan menjadi lebih kuat sehingga mencegah terjadinya kelembapan, meminimalisir goresan, dan segala jenis cacat yang dapat disebabkan oleh faktor eksternal. Apabila Juragan sedang melakukan pembangunan yang membutuhkan kayu ringan untuk bahan furniture, Anda dapat langsung menghubungi Juragan Material sekarang juga. Kami menyediakan berbagai macam material yang Anda butuhkan secara lengkap. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

jm-exhaust-1.jpg

Exhaust fan merupakan perangkat yang berfungsi untuk mengeluarkan udara kotor, uap, atau bau dari sebuah ruangan. Dengan begitu, ruangan menjadi lebih adem dan sirkulasi udara pun jadi lebih sehat. Di sisi lain, exhaust fan hadir dalam berbagai ukuran, lantas bagaimana tips memilih exhaust fan yang tepat? Agar fungsi exhaust fan optimal, Anda perlu memperhatikan beberapa hal sebelum memasangnya. Mulai dari ukuran exhaust fan, tingkat kebisingan, kesulitan instalasi, konsumsi listrik, hingga luas ruangan. Untuk itu, simak jenis hingga tips memilih exhaust fan yang tepat untuk hunian Anda!Memilih Exhaust Fan yang TepatJenis-jenis Exhaust Fan Penting untung mengetahui berbagai jenis exhaust fan yang tersedia di pasaran. Pasalnya, exhaust fan dapur pun berbeda dengan exhaust fan plafon. Simak jenis-jenis exhaust fan berikut ini! Exhaust Fan DapurSesuai dengan namanya, exhaust fan ini dipasang di dapur dan diletakkan tepat di atas kompor. Dengan begitu dapur bebas dari bau, pengap, dan uap dari memasak. Beberapa exhaust fan dapur juga dilengkapi dengan filter untuk menangkap lemak dan sejenisnya. Exhaust Fan DindingExhaust fan dinding merupakan salah satu jenis yang banyak digunakan pada hunian dan dipasang di dinding. Jenis exhaust fan ini dapat digunakan di dapur, kamar mandi, kamar tidur, dan sebagainya.  Ceiling Exhaust FanCeiling exhaust fan atau exhaust fan plafon dapat digunakan di berbagai macam area, seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya. Selain membuat sirkulasi udara jadi bersih, ceiling exhaust fan ini dapat dipilih untuk tampilan rumah yang lebih rapi. Inline Exhaust FanInline exhaust fan merupakan jenis exhaust fan yang diletakkan pada saluran udara. Umumnya digunakan pada aplikasi komersial atau ruangan yang sangat luas. Exhaust fan yang satu ini tidak menimbulkan kebisingan karena mesin umumnya berada di luar ruangan. Exhaust Fan Kamar MandiMeskipun exhaust fan pada umumnya dapat digunakan di kamar mandi, tetapi Anda dapat memilih exhaust fan khusus kamar mandi karena umumnya dilengkapi dengan fitur sensor kelembapan dan aktif secara otomatis pada tingkat tertentu.Tips Memilih Exhaust FanSetelah mengetahui berbagai jenis exhaust fan di pasaran, simak beberapa tips memilih exhaust fan mulai dari ukuran, level kebisingan, hingga fitur yang ditawarkan berikut ini. Pilih Exhaust Fan Sesuai DayaHal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memasang exhaust fan adalah memilih exhaust fan sesuai daya listrik. Perlu Anda ketahui, jika ruangan yang Anda memiliki ventilasi udara, maka tekanan exhaust fan tidak terlalu tinggi. Sebaliknya, ruangan tanpa ventilasi udara membuat tekanan exhaust fan tinggi. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan daya listrik rumah Anda. Carilah exhaust fan dengan daya yang sesuai kapasitas. Sesuaikan dengan Ukuran RuanganAda berbagai macam ukuran exhaust fan di pasaran mulai dari 8 hingga 12 inci. Maka dari itu, pilihlah ukuran exhaust fan yang sesuai dengan ruangan rumah Anda. Sebagai perkiraan, Anda dapat memilih exhaust fan 8 inci untuk ruangan berukuran 4 m2, exhaust fan 10 inci untuk ruangan berukuran 8 m2, dan exhaust fan 12 inci untuk ruangan berukuran 12 m2. Perhatikan Area PemasanganSebelum memutuskan pasang exhaust fan, Anda juga perlu memperhatikan area pemasangannya. Pasalnya beberapa i membutuhkan pembuangan udara, seperti area luar atau halaman rumah. Selain itu, perhatikan juga level kebisingan exhaust fan yang Anda akan gunakan. Pilihlah exhaust fan dengan level kebisingan rendah untuk area kamar tidur atau ruang keluarga. Perhatikan Nilai EstetikaTidak ada salahnya untuk memperhatikan nilai estetika rumah dalam pemasangan exhaust fan. Jika rumah Anda masih dalam tahap pembangunan, Anda dapat memilih exhaust fan plafon karena tidak mengganggu pemandangan sekitar. Terutama jika Anda memiliki hunian model minimalis modern, maka exhaust fan yang tidak terlalu menonjol dapat jadi pilihan yang tepat! Temukan Exhaust Fan dan Perlengkapan Rumah Lainnya di Juragan MaterialItulah beberapa jenis serta tips memilih exhaust fan yang tepat untuk hunian Anda. Penting untuk menyesuaikan exhaust fan dengan daya listrik, luas ruangan, dan tipe hunian yang Anda miliki agar exhaust fan bekerja optimal! Untuk Anda yang ingin membeli exhaust fan, temukan exhaust fan terbaik dan terlengkap hanya di Juragan Material. Harga exhaust fan di Juragan Material mulai dari Rp195 ribu saja. Belanja perlengkapan rumah di Juragan Material, dijamin Anda akan mendapatkan penawaran terbaik! Tidak hanya itu, Juragan Material juga menyediakan jenis pengiriman dan pembayaran yang beragam. Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.  Apalagi, jika Anda memiliki usaha kontraktor, Juragan Material punya fitur Juragan Modal, pinjaman untuk kontraktor dengan waktu tempo hingga 90 hari! Juragan Modal memberikan pinjaman mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Untuk menikmati fitur Juragan Modal, segera Upgrade Akun ke Juragan Modal dan isilah dokumen yang diperlukan.Prosesnya mudah, Anda akan mendapatkan konfirmasi di hari yang sama! Untuk informasi selengkapnya, cek di sini!