Fortress - Pariwara Slider BannerJUMA - Pariwara Slider Banner
  1. Beranda
  2. Kategori
  3. Produk Pracetak
  4. Paving Block

Paving Block

Mungkin Anda Juga Tertarik

Peningkatan Kebutuhan Paving Block untuk Rumah & Proyek Komersial

Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan paving block terus meningkat, seiring dengan berkembangnya proyek hunian, infrastruktur, dan kawasan komersial di berbagai daerah. Material ini tidak hanya berfungsi sebagai penutup tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah dari sisi estetika, kekuatan struktural, hingga kontribusi terhadap pengelolaan air hujan melalui permukaan yang permeabel.

Di lingkungan perumahan, paving block sering digunakan untuk jalan masuk (carport), teras, dan halaman belakang karena pemasangannya yang fleksibel dan tahan lama. Di sisi lain, proyek skala besar seperti jalan lingkungan, area parkir gedung perkantoran, jalur pedestrian, hingga fasilitas umum seperti taman kota, juga mengandalkan paving block sebagai solusi pengerasan lahan yang efisien.

Popularitas paving block juga didorong oleh kemudahan perawatan dan kemampuannya untuk dibongkar-pasang ulang jika terjadi perbaikan saluran di bawahnya—berbeda dengan aspal atau beton cor yang bersifat permanen. Ditambah lagi, berbagai bentuk, warna, dan ukuran yang tersedia di pasaran memungkinkan penyesuaian desain sesuai konsep proyek.

Dengan semakin tingginya permintaan, penting bagi Anda sebagai pemilik rumah, kontraktor, atau pengembang untuk memahami harga paving block per meter, jenis-jenisnya, dan spesifikasi teknisnya. Informasi ini akan membantu Anda membuat estimasi anggaran yang lebih presisi dan efisien, sekaligus memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek.

Jenis-Jenis Paving Block yang Populer di Pasaran

Paving block hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran, masing-masing dirancang untuk kebutuhan dan fungsi tertentu. Perbedaan bentuk tidak hanya berpengaruh pada tampilan visual, tetapi juga berpengaruh pada kekuatan struktur dan kemudahan pemasangan.

Salah satu jenis paling umum adalah paving bata atau rectangular, yang berbentuk simpel menyerupai bata merah. Jenis ini banyak digunakan untuk area rumah, halaman, dan jalan kecil karena mudah dipasang dan cukup kuat untuk beban ringan hingga sedang.

Untuk kebutuhan yang lebih berat, seperti jalan komplek atau area parkir kendaraan besar, paving cacing atau zig-zag/interlock adalah pilihan terbaik. Bentuknya saling mengunci, memberikan stabilitas ekstra terhadap tekanan dan pergeseran.

Jika Anda mencari opsi ramah lingkungan untuk area taman atau halaman terbuka hijau, paving rumput atau grass block bisa jadi pilihan tepat. Jenis ini memiliki lubang di bagian tengah yang memungkinkan rumput tumbuh, membantu penyerapan air hujan secara alami.

Terakhir, untuk proyek yang mengutamakan estetika seperti taman, halaman komersial, atau area publik, Anda bisa memilih paving berbentuk trihex, hexagon, atau ubin. Bentuk-bentuk ini memberikan tampilan yang unik dan menarik, menjadikan area tersebut lebih artistik tanpa mengorbankan kekuatan

Jenis Paving 

Ukuran

Ketebalan

Harga Per Biji

Harga Per M

Bata 

1.5 x 21cm 

6 cm

Rp 1.800 -

Rp 2.200

Rp 95.000 -

Rp 110.000

Cacing

11 x 22cm 

6 cm

Rp 2.000 -

Rp 2.400

Rp 100.000 -

Rp 115.000

Rumput

30 x 40cm 

10 cm

Rp 6.000 -

Rp 8.000

Rp 135..000 -

Rp 150.000

Hexagon

20 x 20cm 

6 cm

Rp 3.500 -

Rp 4.000

Rp 110.000 -

Rp 125.000

Cara Menghitung Kebutuhan Paving Block per m²

Untuk menghitung kebutuhan paving block, Anda harus tahu berapa buah paving yang dibutuhkan untuk menutup 1 meter persegi, lalu dikalikan luas total area.

Rumus Umum :

Jumlah paving per m² × Luas area (m²) = Total paving yang dibutuhkan

Contoh:

  • Anda ingin memasang paving tipe bata di halaman seluas 50 m²

  • Paving bata butuh ± 44 biji per m²

  • Maka kebutuhan paving: 44 x 50 = 2.200 biji

Tips : Jangan lupa tambahkan cadangan sekitar 5–10% untuk potongan atau kerusakan saat pemasangan.

Estimasi Biaya Pasang Paving Block

Untuk menghitung total biaya, Anda perlu mempertimbangkan:

  • Harga paving per m²

  • Biaya tukang pasang paving (kisaran Rp 25.000–35.000/m²)

  • Biaya material pendukung seperti pasir abu, semen, dan pemadatan

Contoh perhitungan:

  • Harga paving: Rp 100.000/m²

  • Biaya pasang: Rp 30.000/m²

  • Total per m² = Rp 130.000

Jika area 50 m², maka total biaya sekitar Rp 6.500.000

Penutup: Pilih Paving Block Sesuai Fungsi & Budget

Paving block bukan hanya soal harga murah, tapi juga kekuatan dan estetika. Pastikan Anda memilih jenis paving yang sesuai dengan fungsi area baik itu untuk kendaraan berat, area taman, atau sekadar dekorasi halaman rumah. Perhitungkan pula biaya tambahan seperti pasang dan material pendukung agar anggaran lebih akurat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jenis dan inspirasi desain penggunaan paving block, Anda dapat membaca artikel kami yang lebih detail disini ! 

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan