Diterbitkan Jumat, 2 Februari 2024

Pasang Plafon PVC Sekarang dengan Harga Terjangkau

jm-plafonpvc1.jpg

Anda sedang mempertimbangkan untuk menggunakan plafon PVC untuk ruangan Anda? Apakah Anda ingin tahu lebih banyak tentang keunggulan dan kelemahan penggunaan plafon PVC dibandingkan dengan jenis plafon lainnya? Mari kita bahas lebih lanjut.

Plafon PVC memiliki beberapa keunggulan yang patut dipertimbangkan. Pertama, plafon PVC tahan terhadap rayap dan jamur, bahkan di lingkungan yang lembab. Ini membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk ruangan yang rentan terhadap masalah hama dan jamur.

Selain itu, plafon PVC juga sangat praktis dan cepat dipasang. Anda tidak perlu repot dengan proses instalasi yang rumit, sehingga Anda dapat menghemat waktu dan biaya tenaga kerja. Jadi, jika Anda ingin memperbarui tampilan ruangan dengan cepat, plafon PVC bisa menjadi solusi yang tepat.

Namun, perlu diingat bahwa plafon PVC juga memiliki kelemahan. Salah satunya adalah bahwa plafon PVC terbuat dari plastik yang sulit terurai, sehingga tidak ramah lingkungan. Terlebih lagi, plafon PVC juga kurang tahan terhadap panas dan tidak tahan api, sehingga tidak cocok untuk ruangan yang membutuhkan perlindungan tambahan terhadap sumber panas dan kebakaran.

Bagaimana dengan jenis plafon lainnya, seperti plafon gypsum? Plafon gypsum memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan plafon PVC. Selain itu, plafon gypsum juga menawarkan banyak variasi desain dan dilengkapi aksesoris di sudut, tengah, dan sisi. Namun, perlu diingat bahwa plafon gypsum lebih mudah retak dan lebih berat dibandingkan dengan plafon PVC. Jadi, jika Anda berencana untuk memasang plafon di ruangan yang lembab atau memiliki beban yang cukup berat, mungkin plafon gypsum bukan pilihan yang tepat.

  • Plafon PVC memiliki keunggulan tahan terhadap rayap dan jamur serta praktis dan cepat dipasang.
  • Kelemahan plafon PVC adalah tidak ramah lingkungan, kurang tahan terhadap panas, dan tidak tahan api.
  • Plafon gypsum memiliki keunggulan harga yang lebih murah dan banyak variasi desain.
  • Kelemahan plafon gypsum adalah mudah retak dan lebih berat dibandingkan dengan plafon PVC.
  • Pemilihan plafon PVC atau plafon gypsum perlu mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan karakteristik ruangan.

Plafon PVC vs. Plafon Gypsum: Mana yang Lebih Baik?

Ketika Anda memilih antara plafon PVC dan plafon gypsum, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan.

1. Keunggulan dan Kelemahan

Kami telah membahas keunggulan dan kelemahan masing-masing jenis plafon di bagian sebelumnya. Plafon PVC memiliki keunggulan tahan terhadap rayap dan jamur, serta praktis dan cepat dipasang. Namun, kelemahan plafon PVC meliputi tidak ramah lingkungan, kurang tahan terhadap panas, dan tidak tahan api.

Sementara itu, plafon gypsum menawarkan harga yang lebih murah dan variasi desain yang lebih banyak. Namun, plafon gypsum mudah retak dan lebih berat dibandingkan dengan plafon PVC. Jadi, dalam memilih plafon yang cocok untuk Anda, pertimbangkan kebutuhan dan prioritas Anda.

2. Biaya

Bicara soal harga, baik plafon PVC maupun plafon gypsum dapat ditemukan dalam berbagai kisaran harga. Namun, berdasarkan penelitian dari Asosiasi Kontraktor Profesional Amerika, plafon PVC memiliki biaya instalasi yang lebih rendah dibandingkan dengan plafon gypsum. Ini tentu bisa menjadi pertimbangan penting ketika Anda ingin memasang plafon dengan anggaran terbatas.

3. Keawetan

Jika Anda mencari plafon yang tahan lama dan tidak mudah retak, maka plafon PVC mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Namun, perlu diingat bahwa plafon gypsum juga memiliki keawetan yang baik jika dipasang dengan benar dan terawat dengan baik.

4. Kondisi Ruangan

jm-plafonpvc-gayaruang.jpg

Plafon PVC lebih tahan terhadap ketidakstabilan suhu dan kelembaban, sehingga lebih cocok untuk ruangan yang lembab. Sedangkan plafon gypsum mungkin lebih rentan terhadap kerusakan jika terpapar air secara terus-menerus. Jadi, evaluasilah kondisi ruangan Anda sebelum memutuskan jenis plafon yang akan dipasang.

5. Estetika

jm-plafonpvcruang2.jpg

Desain dan tampilan ruangan juga menjadi faktor penting dalam pemilihan plafon. Plafon PVC menawarkan variasi pola dan warna yang menarik, sementara plafon gypsum lebih fleksibel dalam hal desain. Pilihlah plafon yang sesuai dengan gaya dan suasana ruangan yang Anda inginkan.

Bagaimanapun, tidak ada jawaban yang mutlak dalam memilih antara plafon PVC dan plafon gypsum. Setiap jenis plafon memiliki keunggulan dan kelemahan yang perlu dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Sebagai konsumen yang bijak, lakukan riset menyeluruh dan konsultasikan dengan para ahli sebelum membuat keputusan akhir.

Biaya Plafon PVC dan Plafon Gypsum

Ketika Anda merencanakan pemasangan plafon, penting untuk mempertimbangkan anggaran yang tersedia dan biaya yang akan dikeluarkan. Mari kita bahas mengenai biaya plafon PVC dan plafon gypsum agar Anda bisa membuat keputusan yang bijak.

1. Biaya Instalasi

Biaya instalasi merupakan bagian penting dalam menentukan total biaya pemasangan plafon. Menurut data terbaru dari Asosiasi Kontraktor Profesional Amerika, biaya instalasi plafon PVC lebih rendah dibandingkan dengan plafon gypsum.

Secara umum, biaya instalasi plafon PVC di Indonesia berkisar antara Rp. 53.000 hingga Rp. 98.000 per meter persegi. Namun, harga ini dapat bervariasi tergantung pada wilayah dan kompleksitas pekerjaan.

Plafon gypsum memiliki kisaran harga instalasi yang lebih luas, yaitu antara Rp. 48.000 hingga Rp. 157.000 per meter persegi. Faktor yang mempengaruhi harga instalasi plafon gypsum meliputi variasi desain, lokasi proyek, dan biaya tenaga kerja.

2. Biaya Material

Selain biaya instalasi, biaya material juga perlu dipertimbangkan. Plafon PVC umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan plafon gypsum.

Harga plafon PVC di pasar Indonesia berkisar antara Rp. 100.000 hingga Rp. 500.000 per lembar, tergantung pada ukuran dan merek yang dipilih.

Sementara itu, harga plafon gypsum berkisar antara Rp. 200.000 hingga Rp. 1.000.000 per lembar, juga tergantung pada ukuran dan mereknya.

3. Total Biaya

Ketika menghitung total biaya pemasangan plafon, perlu diperhatikan bahwa biaya instalasi dan biaya material adalah faktor utama yang harus dipertimbangkan. Selain itu, harga juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti lokasi proyek, biaya transportasi, dan biaya tenaga kerja.

Penting untuk mengumpulkan beberapa penawaran dari kontraktor atau pemasok plafon PVC dan plafon gypsum untuk memperoleh perkiraan yang lebih akurat. Perbandingan harga ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang bijak sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Ingatlah bahwa pemasangan plafon bukanlah sekedar biaya, tetapi juga merupakan investasi dalam meningkatkan dengan estetika dan kenyamanan ruangan Anda. Pilihlah plafon yang sesuai dengan kebutuhan, anggaran, dan gaya ruangan Anda untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Cara Memilih Plafon yang Tepat untuk Ruangan

Memilih plafon yang tepat untuk ruangan merupakan keputusan penting dalam merancang tampilan dan faktor fungsional ruangan Anda. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih plafon yang tepat:

1. Pertimbangkan Gaya Desain Ruangan

Pertimbangkanlah gaya desain ruangan Anda saat memilih plafon. Jika Anda menginginkan tampilan yang minimalis dan modern, plafon PVC dengan pola yang sederhana dan warna netral bisa menjadi pilihan yang baik. Jika Anda lebih suka tampilan klasik atau elegan, plafon gypsum dengan ornamen dan aksen yang lebih rumit dapat meningkatkan estetika ruangan.

2. Evaluasi Kondisi Ruangan

Kondisi ruangan juga perlu dipertimbangkan. Jika Anda memiliki ruangan dengan tingkat kelembaban yang tinggi, seperti kamar mandi atau dapur, plafon PVC yang tahan terhadap kelembaban bisa menjadi pilihan yang lebih baik daripada plafon gypsum yang lebih rentan retak jika terkena air terus-menerus.

3. Perhatikan Keawetan dan Perawatan

Pertimbangkan juga keawetan dan perawatan dari jenis plafon yang Anda pilih. Plafon PVC umumnya lebih tahan lama dan tidak mudah retak jika dipasang dengan benar dan terawat dengan baik. Namun, plafon gypsum juga bisa memiliki umur pakai yang baik jika dirawat dengan benar. Perhatikan faktor-faktor ini untuk memastikan plafon Anda akan tetap tahan lama dan terlihat bagus dalam jangka panjang.

4. Sesuaikan dengan Anggaran

Sesuaikan pemilihan plafon dengan anggaran yang telah Anda tentukan. Plafon PVC seringkali memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan plafon gypsum. Namun, jangan hanya mempertimbangkan harga, tetapi pastikan Anda mendapatkan nilai terbaik dengan memilih plafon yang sesuai dengan kebutuhan, gaya, dan anggaran Anda.

5. Konsultasikan dengan Ahli

Jika Anda masih bingung dalam memilih plafon yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli atau kontraktor yang berpengalaman. Mereka bisa memberikan saran yang lebih spesifik sesuai dengan ruangan Anda, gaya desain, dan anggaran yang Anda miliki.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, Anda dapat memilih plafon yang tepat untuk ruangan Anda. Ingatlah bahwa plafon bukan hanya elemen dekoratif semata, tetapi juga berperan dalam menciptakan suasana dan kenyamanan di dalam ruangan. Pilihlah plafon yang terbaik untuk menciptakan tampilan yang indah dan harmonis dalam ruangan Anda.

Kelebihan Plafon PVC

Plafon PVC memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan populer untuk banyak rumah dan gedung. Berikut adalah beberapa kelebihan plafon PVC yang perlu dipertimbangkan:

1. Tahan terhadap Rayap dan Jamur

Salah satu kelebihan utama plafon PVC adalah ketahanannya terhadap serangan rayap dan jamur. Plafon PVC terbuat dari bahan yang tidak disukai oleh rayap, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama ini. Selain itu, plafon PVC juga tahan terhadap jamur, sehingga cocok untuk ruangan yang rentan terhadap kelembaban tinggi seperti kamar mandi atau dapur.

2. Praktis dan Cepat Dipasang

jm-plafonpvc-pemasangan.jpg

Plafon PVC sangat praktis dan cepat dipasang. Bahan yang ringan membuatnya lebih mudah untuk dipasang sendiri atau dengan bantuan tenaga kerja sedikit. Anda tidak perlu khawatir tentang proses pemasangan yang rumit dan memakan waktu. Proses ini bisa diselesaikan dengan cepat sehingga Anda dapat menikmati hasilnya dengan segera.

3. Harga Terjangkau

Plafon PVC biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis plafon lainnya, seperti plafon gypsum. Menurut data dari berbagai sumber, harga plafon PVC di Indonesia berkisar antara Rp. 53.000 hingga Rp. 98.000 per meter persegi. Harga yang lebih terjangkau membuatnya menjadi solusi yang ekonomis untuk pembaruan dan renovasi ruangan Anda.

4. Desain yang Varied

Plafon PVC menawarkan variasi pola dan warna yang beragam, sehingga memberikan fleksibilitas dalam merancang tampilan ruangan Anda. Anda dapat memilih pola dan warna yang sesuai dengan gaya dan suasana yang ingin Anda ciptakan. Dengan berbagai pilihan desain yang tersedia, Anda dapat dengan mudah menyesuaikan plafon PVC dengan interior dan furnitur ruangan Anda.

Dengan keunggulan-keunggulan ini, tidak heran jika plafon PVC menjadi pilihan yang populer bagi banyak pemilik rumah dan pengembang properti. Keunggulan tahan terhadap rayap dan jamur, praktis dan cepat dipasang, harga terjangkau, serta variasi desain yang beragam, membuat plafon PVC menjadi solusi yang menarik untuk menghiasi dan melindungi ruangan Anda.

Kekurangan Plafon PVC

Plafon PVC, meskipun memiliki berbagai keunggulan, juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Berikut adalah beberapa kekurangan plafon PVC:

1. Tidak Ramah Lingkungan

Salah satu kekurangan utama plafon PVC adalah bahwa bahan dasarnya adalah plastik yang sulit terurai. Ketika plafon PVC terbuang, mereka dapat menyumbang terhadap masalah limbah plastik di lingkungan. Ini adalah pertimbangan penting terutama bagi mereka yang peduli dengan kelestarian lingkungan dan berusaha mengurangi dampak negatifnya.

2. Kurang Tahan terhadap Panas

Plafon PVC tidak memiliki sifat konduktivitas panas yang baik. Ini berarti bahwa mereka tidak efektif dalam menjaga suhu ruangan tetap sejuk saat terkena sinar matahari langsung. Jika Anda tinggal di daerah dengan iklim panas, plafon PVC mungkin tidak cukup efisien untuk mempertahankan suhu yang nyaman di dalam ruangan.

3. Tidak Tahan Api

Plafon PVC juga memiliki keterbatasan dalam hal ketahanan terhadap api. Bahan plastik pada plafon PVC dapat meleleh atau terbakar dengan cepat jika terkena sumber panas yang ekstrem. Jika Anda tinggal atau memiliki ruangan yang memerlukan perlindungan tambahan terhadap bahaya kebakaran, seperti dapur atau ruang mesin, plafon PVC mungkin bukan pilihan terbaik.

Meskipun memiliki beberapa kekurangan, penting untuk diingat bahwa plafon PVC masih merupakan pilihan yang populer dan dapat memberikan manfaat yang signifikan. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan plafon PVC, pertimbangkan dengan cermat kekurangan-kekurangan yang telah disebutkan tadi agar Anda dapat membuat keputusan yang bijak sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Kesimpulan

Setelah membahas tentang keunggulan dan kekurangan penggunaan plafon PVC dibandingkan dengan jenis plafon lainnya, terdapat beberapa poin penting yang dapat kita simpulkan:

  1. Plafon PVC memiliki keunggulan tahan terhadap rayap dan jamur, praktis dan cepat dipasang, serta memiliki harga yang terjangkau.
  2. Kelemahan plafon PVC adalah tidak ramah lingkungan, kurang tahan terhadap panas, dan tidak tahan api.
  3. Plafon gypsum memiliki keunggulan harga yang lebih murah, banyak variasi desain, dan dilengkapi aksesoris di sudut, tengah, dan sisi.
  4. Kelemahan plafon gypsum adalah mudah retak, lebih berat dibanding plafon PVC, dan tidak cocok untuk area yang lembab.
  5. Dalam memilih antara plafon PVC dan plafon gypsum, perlu dipertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan karakteristik ruangan yang akan dipasangi plafon.

Plafon PVC, meskipun memiliki beberapa kelemahan, tetap menjadi pilihan yang populer karena keunggulan-keunggulannya. Kehadirannya sebagai solusi yang praktis, tahan terhadap rayap dan jamur, serta memiliki harga yang terjangkau membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi banyak pemilik rumah dan pengembang properti.

Namun, penting untuk diingat bahwa memilih plafon tidak hanya tentang mempertimbangkan keunggulan dan kelemahan, tetapi juga melibatkan pertimbangan bahan lain, gaya desain ruangan, dan preferensi pribadi. Setiap jenis plafon memiliki karakteristik yang berbeda, dan penting untuk memilih yang sesuai dengan situasi dan kebutuhan spesifik Anda.

Dalam mengambil keputusan akhir, perlu melibatkan konsultasi dengan ahli dan kontraktor yang berpengalaman. Mereka dapat memberikan panduan yang khusus dan membantu Anda dalam membuat keputusan terbaik.

Jadi, jika Anda sedang mempertimbangkan penggunaan plafon PVC untuk ruangan Anda, jangan ragu untuk mempertimbangkan keunggulan dan kelemahannya, serta bagaimana itu akan cocok dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Temukan plafon PVC berkualitas dengan harga terjangkau untuk menghiasi dan melindungi ruangan Anda. Dapatkan tampilan yang menarik, fungsionalitas yang optimal, dan tingkat kenyamanan yang diinginkan dengan memilih plafon PVC yang tepat.


 

Bagikan:
whatsapp-icon linkedin-icon twitter-icon facebook-icon

Artikel Terkait

bahan bangunan rumah

Membangun sebuah bangunan entah berupa rumah, gedung, maupun jembatan bukanlah perkara mudah. Selain desain bangunan, Anda juga perlu memperhatikan material bangunan yang akan digunakan. Pemilihan material bangunan yang tepat akan membuat bangunan Anda berdiri kokoh dan awet digunakan dalam waktu lama. Sebelum membahas lebih lanjut terkait bagaimana memilih material bangunan yang tepat, mari kita kenali dulu bahan bangunan, berikut dengan keunggulan serta kelemahannya berikut ini:Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Membangun RumahMembangun atau renovasi rumah baru tampaknya menjadi impian bagi hampir setiap orang. Akan tetapi, sebelum bisa membangun bangunan rumah baru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal ini berguna untuk mencegah kendala dan risiko, sehingga rumah yang Anda bangun sesuai dengan keinginan dan harapan.1. Jumlah penghuni dalam rumahHal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika akan membangun rumah baru adalah seberapa banyak jumlah penghuni yang nantinya tinggal di rumah tersebut. Tentunya rumah yang akan Anda bangun harus memenuhi dan menyesuaikan jumlah orang dalam satu keluarga.2. Menentukan kebutuhan tiap anggota keluargaKemudian Juragan juga perlu menyesuaikan kebutuhan tiap penghuni atau anggota keluarga. Contohnya, untuk anak-anak tentu memerlukan kamar tidur anak, ruangan bermain, dan sebagainya.3. Jumlah lantai rumah yang mau dibangunSelanjutnya jumlah lantai rumah yang hendak dibangun juga harus diperhatikan, apakah 1, 2, atau 3 lantai. Hal tersebut berkaitan dengan menyesuaikan kebutuhan anggota penghuni keluarga seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Selain itu, jumlah lantai rumah juga harus disesuaikan dengan luas tanah atau lahan yang dimiliki.4. Menentukan anggaran pembangunan rumahAnggaran pengeluaran untuk membangun rumah penting Anda rencanakan secara matang. Pastikan Juragan sudah memperkirakan budget sesuai dengan kemampuan finansial yang dimiliki.5. Menentukan waktu estimasi rumah selesai dibangunTerakhir, Anda harus menentukan target waktu serta kapan rumah akan selesai dibangun. Hal ini bisa memotivasi Anda untuk menemukan cara paling efektif dan strategis dalam membangun rumah sesuai harapan.Jenis Bahan Bangunan RumahDalam membangun rumah, tentunya terdapat banyak jenis material bangunan dengan fungsi yang berbeda-beda dan mesti dipersiapkan dengan tepat agar bangunan rumah dapat berdiri sesuai apa yang diharapkan. Berikut ini terdapat beberapa jenis bahan bangunan yang paling umum untuk digunakan dalam konstruksi rumah.1. Batu Bata MerahMaterial bangunan pertama ialah batu bata. Batu bata sudah ada sejak belasan ribu tahun lalu dan masih digunakan hingga sekarang. Namun bukan berarti material ini tidak memiliki kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan batu bata. Kelebihannya ialah:Mudah ditemukan serta teruji ketahanannya.Bersuhu dingin sehingga sangat nyaman ditinggali ketika cuaca panas.Lebih tahan lama dan kuat karena dibuat dengan pembakaran.Merekatkan batu bata merah cenderung lebih mudah dan tidak membutuhkan perekat khusus.Bisa dipakai secara fleksibel untuk membangun bidang berukuran besar maupun kecil.Transportasinya lebih mudah karena ukurannya yang tidak terlalu besar.Lebih mudah dipasang tanpa pengetahuan khusus.Lebih tahan api.Lebih tahan terhadap retak rambut.Sedangkan kekurangan dari batu bata merah adalah sebagai berikut:Harganya cukup mahal dibandingkan dengan batako.Dimensi volumenya lebih kecil daripada batako.Waktu pengeringannya memakan waktu cukup lama bila dibandingkan dengan material lain.2. BatakoBatako merupakan salah satu bahan bangunan yang terdiri dari campuran semen dan pasir. Kelebihan batako ialah:Ukurannya lebih besar daripada batu bata sehingga membutuhkan lebih sedikit Batako ketimbang batu bata dalam bangunan.Ukuran batako juga sama sehingga lebih rapi dan mudah dipotong untuk perapian.Lebih ringan dibandingkan dengan batu bata karena ada rongga di dalamnya sehingga lebih cocok untuk bangunan dua lantai atau bangunan lain yang mengandalkan kolom untuk kekuatannya.Kedap air sehingga mampu memperkecil perembesan air hujan dan lebih ringan ketimbang batu bata.Lebih tahan suhu panas.Sedangkan kekurangan batako pada umumnya:Mudah retak dan mudah dilubangi karena ada rongga di bagian tengahnya.Kurang kuat bila dibandingkan dengan batu bata sehingga tidak sesuai untuk bangunan satu lantai yang menggunakan dinding sebagai kekuatan strukturnya.Membuat dinding rumah lebih panas ketika cuaca panas karena sifat tahan panasnya.3. BatuBahan bangunan rumah lainnya ialah batu, khususnya batu alam yang biasa digunakan untuk dekoratif maupun bahan konstruksi membangun rumah. Batu biasa digunakan untuk pembangunan kamar mandi, taman, atau pagar rumah Anda. Ruangan seperti dapur maupun garasi jarang menggunakan batu karena karakter batu sendiri yang mudah kotor dan sulit untuk dibersihkan. Beberapa batu yang digunakan dalam konstruksi ialah batu kali, batu marmer, batu palimanan, granit, andhesit hingga sabak.Baca Juga: 7 Jenis-Jenis Beton Untuk Berbagai Konstruksi4. KayuSelanjutnya terdapat bahan kayu yang umum digunakan sebagai bahan bangunan rumah untuk atap, kusen pintu, atau pembuatan dinding bangunan. Kayu juga biasa digunakan untuk lantai rumah Anda dan cocok digunakan di segala musim salah satunya kayu jati. Meskipun demikian kayu memiliki harga yang lebih tinggi daripada batu bata maupun batako.Kayu bisa digunakan dalam berbagai dimensi dan bentuk sehingga mampu mempercepat proses pembangunan. Kayu lebih tahan terhadap tekanan dan lentur sehingga mudah sekali dalam pengerjaannya. Kekurangan kayu ini ialah sensitif terhadap kelembapan sehingga mudah sekali diserang serangga seperti rayap. Kayu juga tidak tahan api sehingga diperlukan pemrosesan lebih lanjut bila digunakan di tempat-tempat rawan kebakaran.5. MetalMetal merupakan bahan bangunan rumah yang kuat sehingga sering dipakai untuk gedung pencakar langit. Bahan metal ini bisa berupa baja, perak hingga titanium. Baja dan perak lebih sering digunakan karena lebih fleksibel dan tahan lama walaupun berkarat. Ada beberapa orang juga yang menggunakan titanium untuk struktur bangunan walaupun harganya cukup mahal. Besi juga sering dipakai untuk dijadikan bahan bangunan jembatan yang butuh daya tekan kuat.6. PasirBahan bangunan rumah lainnya ialah pasir sering dijadikan campuran semen. Butiran pasir lebih tajam dan kuat untuk dijadikan perekat bata maupun pondasi. Pasir dapat juga digunakan sebagai campuran perekat keramik. Untuk mendapatkan pasir berkualitas, Anda perlu mengepalkannya karena jika menggumpal maka pasir tersebut kurang berkualitas. Pilihlah pasir dengan kandungan lumpur kurang lebih 5%. Pasir yang bagus juga tidak mengandung bahan organik terlalu banyak serta bukan pasir laut.7. GentengGenteng adalah bahan bangunan yang berfungsi untuk melindungi rumah dari paparan sinar matahari serta air hujan. Jenis genteng pada umumnya terbuat dari campuran tanah liat yang dibakar hingga berwarna coklat kemerahan. Bahan konstruksi rumah satu ini juga dikenal mempunyai daya tahan yang sangat kuat sehingga Anda tak perlu khawatir untuk menggantinya selama puluhan tahun lamanya.Baca Juga: 5 Jenis Batu Alam untuk Digunakan di Ruangan KantorTips Mendapatkan Bahan Bangunan Rumah yang BaikBanyaknya jenis bahan bangunan yang digunakan tentu membuat Anda harus selektif dalam memilih bahan bangunan tersebut. Beberapa tips yang dapat digunakan untuk mendapatkan material yang baik yaitu:1. Setiap bahan yang bagus punya ciri khasSetiap bahan bangunan memiliki ciri khas untuk mempermudah Anda mengidentifikasinya. Sebagai contoh, dalam memilih genteng untuk kebutuhan atap rumah Anda. Anda bisa menggunakan genteng keramik dengan daya tahan tinggi sehingga sering sekali digunakan untuk bangunan kuno seperti kuil. Genteng keramik yang bagus biasa menimbulkan suara yang nyaring ketika Anda ketuk. Pilihlah genteng keramik dengan material pewarna glazur yang dikenal lebih tahan lama.Selain itu, batu bata yang bagus bila diketuk-ketuk permukaannya akan mengeluarkan suara. Batu bata yang bagus juga tidak menyerap banyak air ketika Anda rendam selama 24 jam. Sedangkan untuk besi beton yang bagus juga memiliki ukuran konsisten dari ujung ke ujung.2. Pertimbangkan iklim lokasi bangunan AndaAnda juga perlu mempertimbangkan iklim dari lokasi bangunan yang hendak dibangun. Apabila lokasi bangunan Anda memiliki iklim panas maka bahan batu bata bisa menjadi pilihan tepat. Rumah akan lebih sejuk saat cuaca panas. Pilihlah bahan bangunan dengan pori-pori seperti batu bata agar suhu di dalam rumah menjadi sejuk. Jika Anda tinggal di kawasan dingin, maka bahan metal atau batako akan lebih tepat untuk digunakan.3. Perhatikan pemeliharaan dan energi yang dibutuhkanAgar tidak banyak menimbulkan biaya di masa depan, Anda juga perlu mempertimbangkan aspek pemeliharaan bahan bangunan tersebut. Pilih bahan yang menggunakan perawatan yang mudah dan lebih murah. Dengan begitu, pengeluaran Anda atas bahan bangunan tidak over-budget. Bahan bangunan yang menggunakan energi listrik besar juga memakan banyak biaya. Pilihlah bahan bangunan yang mampu menghemat energi. Sebagai contoh, manfaatkan jendela untuk memberikan sirkulasi udara agar lebih sejuk.Baca Juga: 11 Jenis Bahan Bangunan Paling Penting Dalam KonstruksiJangan lupa untuk memilih distributor bahan bangunan dengan reputasi kredibel. Dengan begitu Anda mendapatkan bahan bangunan berkualitas dengan harga terbaik, seperti di Juragan Material yang memiliki banyak pilihan bahan bangunan dan banyak pilihan pembayaran. Jadi, tunggu apalagi? Pesan sekarang juga!

Jenis Kayu Ringan dan Kuat.webp

Jenis kayu ringan dan kuat menjadi salah satu material yang sering dipilih dan banyak dicari dalam penggunaan bahan furniture di rumah. Penerapan bahan kayu di dalam rumah tentu harus mempertimbangkan kualitas materialnya seperti tahan air, cuaca, dan zat kimia. Bersamaan dengan itu, material kayu yang dipilih mestinya aman dari jangkauan anak-anak.Dalam artikel ini, Juragan akan mendapatkan rekomendasi jenis kayu ringan dan kuat yang bisa Anda gunakan dalam pembangunan rumah saat ini. Namun, sebelum mengetahui rekomendasinya, yuk pahami lebih dalam mengenai jenis kayu satu ini.Apa yang Dimaksud dengan Jenis Kayu Ringan?Kayu ringan merupakan kayu lunak yang mudah untuk dipotong. Kayu ini juga sangat mudah untuk diangkat dan dipindahkan karena memiliki massa yang lebih ringan dari kayu pada umumnya. Selain itu, jenis kayu ini juga sangat mudah untuk diolah dan dipakai untuk pembuatan furniture.Penggunaan jenis kayu ringan disarankan untuk penggunaan furniture di dalam rumah saja. Hal ini dikarenakan furniture dari kayu ringan rentan mengalami lapuk dan berjamur ketika berada di bawah sinar terik matahari atau bahkan terkena air hujan.Baca Juga: Alasan Mengapa Kontraktor Bangunan Harus Menggunakan ACPApa Saja Jenis Kayu Ringan dan Kuat yang Cocok untuk Industri Furniture?Berikut ini beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas terbaik dan dapat dijadikan bahan mebel atau furniture.1. Kayu JatiKayu jati memiliki ciri berwarna cokelat agak kekuning-kuningan dan banyak ditemukan di pulau Jawa atau Sulawesi. Kayu jati tidak bisa tumbuh maksimal di daerah lain karena kandungan tanah yang berbeda akan memiliki tingkat keasaman yang berbeda pula.Butuh waktu hingga puluhan tahun untuk bisa menggunakan kayu jati sebagai bahan mebel atau furniture. Faktor usia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga kayu jati menjadi mahal. Hal inilah yang membuat kayu jati disebut sebagai kayu premium. 2. Kayu MahoniBerbeda dengan ciri kayu lainnya yang berwarna terang dan cerah, kayu mahoni memiliki ciri berwarna kemerahan. Makin tua usia kayu mahoni, maka warna merahnya juga akan makin pekat.Kayu mahoni sebaiknya tidak digunakan di luar ruangan sebab kayu jenis ini cukup rentan terhadap rayap dan jamur. Kayu ini memiliki pori-pori kecil sehingga kayu mahoni memiliki serat yang lebih halus dibandingkan kayu jati. Oleh karena itu, jenis kayu seperti ini sangat cocok digunakan sebagai bahan furniture.3. Kayu BalsaJenis kayu ringan lainnya bernama kayu balsa, kayu jenis ini adalah salah satu jenis kayu ringan namun sangat kuat dan lentur. Kayu balsa mudah melengkung tidak seperti kayu lainnya yang mudah patah juga kaku, sehingga banyak digunakan sebagai material kerajinan tidak hanya sebagai furniture saja.Kayu ini mudah ditemukan di area Jawa dan Sumatra sehingga stoknya cukup melimpah dan harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Kayu balsa memiliki ciri berwarna putih keabu-abuan sehingga sangat cocok jika di-finishing menggunakan warna yang transparan.4. Kayu Jati Belanda (Kayu Pinus)Kayu jati belanda berbeda dengan kayu jati asli, sebab harga kayu ini relatif lebih terjangkau. Tentunya, kayu jenis ini sangat cocok jika dijadikan sebagai produk mebel atau furniture.Kayu jati belanda memiliki warna putih dengan serat lurus sedikit bergelombang, kayu jenis ini memiliki serat kayu pinus yang menonjol sangat jelas. Namun, ketika kayu ini diolah menjadi furniture, diperlukan ketelitian yang tinggi karena kayu ini memiliki detil mata kayu yang mudah retak atau patah jika ada kesalahan sedikit saja dalam proses pemotongan.Baca Juga: Mengenal Istilah Kode Keramik KW 1, 2, 3 di Indonesia5. Kayu SungkaiKayu sungkai memiliki beberapa kelebihan yang menarik untuk dijadikan furniture. Pertama, kepadatan kayu sungkai tergolong moderat yang membuatnya cukup mudah untuk diolah. Sehingga, perajin dapat memahat dan membentuk kayu sungkai sesuai desain yang diinginkan.Selanjutnya, kayu sungkai mempunyai serat halus yang membuat permukaan furniture tampak lebih menarik. Kayu ini juga sangat responsif pada proses pewarnaan, sehingga Anda dapat membuat berbagai nuansa dan tampilan pada furniture.6. Kayu CedarKayu cedar cocok untuk dijadikan furniture karena sifatnya yang ringan dan tahan terhadap pengaruh cuaca, dan juga tahan dengan serangan serangga. Kayu ini berasal dari pohon cemara, dan memiliki warna yang indah serta serat halus yang memberikan tampilan elegan pada furniture Anda.Bagaimana Cara Agar Finishing Jenis Kayu Ringan Lebih Merata?Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk melakukan finishing pada jenis kayu ringan agar hasil akhirnya terlihat lebih merata. Bagaimana caranya? Juragan dapat melihat berbagai tipsnya berikut ini.1. Aplikasikan Dempul KayuHal pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengaplikasikan dempul kayu atau yang biasa disebut dengan wood filler. Fungsinya adalah untuk menutupi pori-pori kayu sehingga memudahkan penyerapan noda pada kayu dan hasil pernis menjadi lebih rata.2. Aplikasikan Cat Dasar KayuCat dasar kayu juga dapat membantu proses finishing pada jenis kayu ringan agar terlihat lebih rapi. Cat ini memiliki tekstur yang sangat cair sehingga dapat dengan mudah terserap hingga ke dalam pori-pori kayu.3. Amplas KayuProses mengamplas wajib dilakukan sebelum proses finishing dilakukan. Proses ini diperlukan untuk menghaluskan permukaan kayu sehingga hasil finishing pada jenis kayu ringan terlihat lebih rapi.Baca Juga: Mengenal Pondasi Cakar Ayam, Teknik Konstruksi Asli Indonesia4. Aplikasikan Top CoatTop coat dapat memberikan perlindungan lebih pada jenis kayu ringan. Lapisan kayu akan menjadi lebih kuat sehingga mencegah terjadinya kelembapan, meminimalisir goresan, dan segala jenis cacat yang dapat disebabkan oleh faktor eksternal. Apabila Juragan sedang melakukan pembangunan yang membutuhkan kayu ringan untuk bahan furniture, Anda dapat langsung menghubungi Juragan Material sekarang juga. Kami menyediakan berbagai macam material yang Anda butuhkan secara lengkap. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

jm-exhaust-1.jpg

Exhaust fan merupakan perangkat yang berfungsi untuk mengeluarkan udara kotor, uap, atau bau dari sebuah ruangan. Dengan begitu, ruangan menjadi lebih adem dan sirkulasi udara pun jadi lebih sehat. Di sisi lain, exhaust fan hadir dalam berbagai ukuran, lantas bagaimana tips memilih exhaust fan yang tepat? Agar fungsi exhaust fan optimal, Anda perlu memperhatikan beberapa hal sebelum memasangnya. Mulai dari ukuran exhaust fan, tingkat kebisingan, kesulitan instalasi, konsumsi listrik, hingga luas ruangan. Untuk itu, simak jenis hingga tips memilih exhaust fan yang tepat untuk hunian Anda!Memilih Exhaust Fan yang TepatJenis-jenis Exhaust Fan Penting untung mengetahui berbagai jenis exhaust fan yang tersedia di pasaran. Pasalnya, exhaust fan dapur pun berbeda dengan exhaust fan plafon. Simak jenis-jenis exhaust fan berikut ini! Exhaust Fan DapurSesuai dengan namanya, exhaust fan ini dipasang di dapur dan diletakkan tepat di atas kompor. Dengan begitu dapur bebas dari bau, pengap, dan uap dari memasak. Beberapa exhaust fan dapur juga dilengkapi dengan filter untuk menangkap lemak dan sejenisnya. Exhaust Fan DindingExhaust fan dinding merupakan salah satu jenis yang banyak digunakan pada hunian dan dipasang di dinding. Jenis exhaust fan ini dapat digunakan di dapur, kamar mandi, kamar tidur, dan sebagainya.  Ceiling Exhaust FanCeiling exhaust fan atau exhaust fan plafon dapat digunakan di berbagai macam area, seperti kamar tidur, kamar mandi, dapur, dan sebagainya. Selain membuat sirkulasi udara jadi bersih, ceiling exhaust fan ini dapat dipilih untuk tampilan rumah yang lebih rapi. Inline Exhaust FanInline exhaust fan merupakan jenis exhaust fan yang diletakkan pada saluran udara. Umumnya digunakan pada aplikasi komersial atau ruangan yang sangat luas. Exhaust fan yang satu ini tidak menimbulkan kebisingan karena mesin umumnya berada di luar ruangan. Exhaust Fan Kamar MandiMeskipun exhaust fan pada umumnya dapat digunakan di kamar mandi, tetapi Anda dapat memilih exhaust fan khusus kamar mandi karena umumnya dilengkapi dengan fitur sensor kelembapan dan aktif secara otomatis pada tingkat tertentu.Tips Memilih Exhaust FanSetelah mengetahui berbagai jenis exhaust fan di pasaran, simak beberapa tips memilih exhaust fan mulai dari ukuran, level kebisingan, hingga fitur yang ditawarkan berikut ini. Pilih Exhaust Fan Sesuai DayaHal pertama yang harus Anda lakukan sebelum memasang exhaust fan adalah memilih exhaust fan sesuai daya listrik. Perlu Anda ketahui, jika ruangan yang Anda memiliki ventilasi udara, maka tekanan exhaust fan tidak terlalu tinggi. Sebaliknya, ruangan tanpa ventilasi udara membuat tekanan exhaust fan tinggi. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan daya listrik rumah Anda. Carilah exhaust fan dengan daya yang sesuai kapasitas. Sesuaikan dengan Ukuran RuanganAda berbagai macam ukuran exhaust fan di pasaran mulai dari 8 hingga 12 inci. Maka dari itu, pilihlah ukuran exhaust fan yang sesuai dengan ruangan rumah Anda. Sebagai perkiraan, Anda dapat memilih exhaust fan 8 inci untuk ruangan berukuran 4 m2, exhaust fan 10 inci untuk ruangan berukuran 8 m2, dan exhaust fan 12 inci untuk ruangan berukuran 12 m2. Perhatikan Area PemasanganSebelum memutuskan pasang exhaust fan, Anda juga perlu memperhatikan area pemasangannya. Pasalnya beberapa i membutuhkan pembuangan udara, seperti area luar atau halaman rumah. Selain itu, perhatikan juga level kebisingan exhaust fan yang Anda akan gunakan. Pilihlah exhaust fan dengan level kebisingan rendah untuk area kamar tidur atau ruang keluarga. Perhatikan Nilai EstetikaTidak ada salahnya untuk memperhatikan nilai estetika rumah dalam pemasangan exhaust fan. Jika rumah Anda masih dalam tahap pembangunan, Anda dapat memilih exhaust fan plafon karena tidak mengganggu pemandangan sekitar. Terutama jika Anda memiliki hunian model minimalis modern, maka exhaust fan yang tidak terlalu menonjol dapat jadi pilihan yang tepat! Temukan Exhaust Fan dan Perlengkapan Rumah Lainnya di Juragan MaterialItulah beberapa jenis serta tips memilih exhaust fan yang tepat untuk hunian Anda. Penting untuk menyesuaikan exhaust fan dengan daya listrik, luas ruangan, dan tipe hunian yang Anda miliki agar exhaust fan bekerja optimal! Untuk Anda yang ingin membeli exhaust fan, temukan exhaust fan terbaik dan terlengkap hanya di Juragan Material. Harga exhaust fan di Juragan Material mulai dari Rp195 ribu saja. Belanja perlengkapan rumah di Juragan Material, dijamin Anda akan mendapatkan penawaran terbaik! Tidak hanya itu, Juragan Material juga menyediakan jenis pengiriman dan pembayaran yang beragam. Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.  Apalagi, jika Anda memiliki usaha kontraktor, Juragan Material punya fitur Juragan Modal, pinjaman untuk kontraktor dengan waktu tempo hingga 90 hari! Juragan Modal memberikan pinjaman mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Untuk menikmati fitur Juragan Modal, segera Upgrade Akun ke Juragan Modal dan isilah dokumen yang diperlukan.Prosesnya mudah, Anda akan mendapatkan konfirmasi di hari yang sama! Untuk informasi selengkapnya, cek di sini!