Diterbitkan Senin, 16 Januari 2023

3 Cara Mengatasi Dinding Lembab dengan Mudah

Cara Mengatasi Dinding Lembab dengan Mudah.webp

Apakah Juragan sedang mencari tahu bagaimana cara mengatasi dinding lembab? Ketika musim hujan datang, dinding rumah memang kerap kali akan menjadi lebih lembab dari biasanya. Dinding yang lembab memang merupakan masalah yang sangat merepotkan karena dapat membuat suhu ruangan lebih dingin dan dapat memperburuk struktur rumah.

Melalui artikel ini, Juragan akan mempelajari bagaimana cara mengatasi dinding lembab dan berjamur sekaligus dengan mudah. Namun sebelum itu, Anda perlu mengetahui apa saja hal yang menyebabkan tembok rumah menjadi lembab. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Saja Penyebab Dinding Lembab?

Apa Saja Penyebab Dinding Lembab.webp

Dinding tembok yang lembab biasanya disebabkan oleh embun atau uap yang umumnya dihasilkan oleh air hujan. Untuk melihat lebih lengkapnya, mari simak beberapa penyebab dinding lembab di bawah ini!

1. Uap atau Embun yang Berlebih

Penyebab tembok menjadi lembab umumnya disebabkan karena adanya kelebihan uap atau embun udara di rumah yang tidak dapat keluar. Adapun penyebab kelembaban berlebih karena berbagai masalah bangunan, saluran air, seperti uap yang terangkat dari dalam tanah atau kebocoran pada pipa air. Faktor cuaca seperti musim hujan juga dapat memengaruhi hal ini, hingga dapat memperburuk masalah yang ada.

Selain itu, uap atau embun juga dapat masuk ke udara di dalam rumah melalui aktivitas sehari-hari seperti memasak, mencuci, mandi, hingga mengeringkan pakaian. Berdasarkan Permagard, melalui kegiatan sehari-hari tersebut saja, satu orang dapat menyumbangkan sekitar empat liter uap atau embun ke lingkungan rumahnya hanya dalam satu hari.

2. Ventilasi yang Buruk

Rumah dengan ventilasi yang buruk akan rentan terhadap kondensasi dan pertumbuhan jamur pada dinding. Sebaliknya, ventilasi yang baik memungkinkan udara yang lembab keluar dari rumah dengan mudah. Oleh karena itu, jika sebuah rumah atau bangunan kekurangan ventilasi atau memiliki ventilasi yang buruk, maka udara lembab tersebut akan terkumpul pada permukaan terdingin yang ada, biasanya jendela atau dinding luar.

3. Rumah dengan Temperatur yang Buruk

Udara hangat dapat menahan kelembaban dalam jumlah yang lebih besar daripada udara yang lebih dingin dan menyebabkan kondensasi.

Perlu diketahui bahwa kondensasi terjadi ketika uap air dalam ruangan bertemu dengan permukaan dingin. Hal ini dapat terjadi pada dinding yang kurang diisolasi atau pada permukaan lain di ruangan yang memiliki perbedaan suhu.

Selain itu, peningkatan atau penurunan suhu yang drastis juga dapat meningkatkan kondensasi. Oleh karena itu, penting untuk mengatur temperatur rumah atau gedung agar sesuai dengan kondisi cuaca.

Baca Juga: Baja Ringan, Jenis, dan Manfaatnya pada Konstruksi Bangunan

4. Kebocoran Air dan Drainase Buruk

Kebocoran pipa, saluran air, atau atap yang rusak dapat menyebabkan dinding lembab. Air yang mengalir di dinding dapat membuatnya basah dan menyebabkan kerusakan.

Selain itu, drainase yang buruk di sekitar bangunan dapat menyebabkan air meresap ke dalam dinding. Hal ini terutama terjadi pada bangunan yang dibangun di area dengan tingkat air tanah yang tinggi.

5. Kebocoran Gas

Jika gas alam atau gas lainnya bocor dan masuk ke dalam bangunan, kelembaban dapat terbentuk pada permukaan dinding.

Selain itu, perubahan cuaca yang ekstrim seperti hujan lebat, angin kencang, atau suhu yang tiba-tiba turun dapat menyebabkan dinding lembab. Maka periksalah secara berkala ruangan Anda khususnya daerah tempat penyimpanan gas.

Apakah Dinding yang Lembab Bisa Dipasang Wallpaper?

Tidak bisa dipungkiri bahwa memasang wallpaper akan membuat ruangan terlihat lebih indah. Namun, pemasangan wallpaper tentunya tidak bisa sembarangan. Dinding yang ingin dipasang wallpaper harus tidak berjamur, tidak lembab, tidak berlubang, serta tidak basah. Apa jadinya jika Juragan ingin memasang wallpaper pada dinding yang lembab?

Faktanya, memasang wallpaper pada dinding yang lembab tidaklah dianjurkan. Karena jika Juragan memasangkannya pada dinding yang lembab, maka wallpaper tersebut akan terkelupas dalam waktu kurang dari 1 tahun.

Dan juga, rembesan air yang terdapat pada permukaan dinding nantinya juga akan merembes ke pori-pori wallpaper. Sehingga, wallpaper yang pada awalnya sedap dipandang akan menjadi bernoda dan kelihatan tidak menarik.

Oleh karena itu, hal yang perlu dilakukan oleh Juragan untuk memasang wallpaper di dinding yang lembab adalah dengan memperbaiki kondisinya terlebih dahulu. Nah, untuk mengatasi dinding lembab dengan mudah, Juragan dapat membaca tata caranya di bawah ini.

Bagaimana Cara Mengatasi Dinding Lembab dengan Mudah?

Dinding yang lembab memang akan sangat merepotkan jika terjadi. Namun, Juragan dapat mengatasinya dengan mudah, bahkan dapat dilakukan sendiri. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi dinding lembab dengan mudah.

1. Identifikasi Dinding yang Lembab

Penyebab dinding tembok lembab memang paling sering terjadi ketika sudah memasuki musim hujan, tetapi bisa muncul kapan saja sepanjang tahun. Ada beberapa bagian dari rumah maupun gedung yang harus lebih terpantau karena memang lebih rentan terkena kelembaban, seperti kamar mandi dan dapur.

Kamar mandi dan dapur memang merupakan tempat yang paling umum untuk terjadi dinding lembab karena udara lembab dan hangat yang kita hasilkan ketika mandi dan memasak. Selain itu, jamur hitam juga dapat tumbuh di material kayu atau PVC serta di dinding, jadi periksalah area ini secara teratur untuk mencari tanda-tanda masalah lembab tersebut.

Terkadang, Anda juga akan menemukan kebocoran pada pipa air yang membuat dinding ruangan lembab. Jadi, pastikan untuk mengecek seluruh bagian ruangan ketika sudah merasakan tanda-tanda ada dinding yang lembab, seperti suhu udara lebih dingin, hawa di rumah menjadi lebih lembab, dan lain sebagainya.

2. Keringkan Dinding yang Lembab

Setelah berhasil menemukan bagian yang lembab pada dinding, pastikan untuk mengeringkannya terlebih dahulu. Namun, Anda tidak dapat mengeringkannya secara paksa seperti menggunakan dryer karena dapat merusak dinding. Coba saja keringkan dengan membuka jendela atau ventilasi lainnya di rumah ketika cuaca sedang panas.

Selain itu, pastikan juga untuk mengatasi masalah yang menyebabkan dinding lembab terlebih dahulu. Jika memang ada kebocoran pipa air, sebaiknya Anda memperbaikinya terlebih dahulu sebelum mulai mengatasi dinding yang lembab.

Akan percuma jika dinding yang lembab sudah diatasi tetapi pipa airnya masih bocor. Nantinya pasti dinding tersebut akan lembab lagi karena sering terkena air.

3. Lapisi Tembok yang Lembab dengan Cat Baru

Cara mengatasi tembok lembab yang terakhir adalah dengan melakukan pengecatan ulang. Lagi pula, dinding yang lembab pasti akan rusak bagian catnya karena sudah terkena uap, embun, atau bahkan air yang terlalu banyak.

Anda dapat mengecat ulang dinding Anda dengan cat dinding anti air sekaligus melapisi dengan cairan anti jamur agar dapat lebih tahan terhadap lembab.

Baca Juga: 8 Jenis-Jenis Semen yang Biasa Digunakan Jasa Konstruksi

cta_register_march24_1.webp

Tips Menghindari Dinding Lembab

Tips Menghindari Dinding Lembab.webp

Setelah berhasil mengatasi dinding lembab, tentu saja Anda tidak ingin mengalami kejadian yang sama, kan? Oleh karena itu, mari simak tips menghindari dinding lembab di bawah ini!

1. Sering Buka Jendela Rumah

Memiliki ventilasi yang bagus saja tidak cukup untuk menghindari terjadinya dinding lembab di rumah, Anda juga harus sering-sering membuka jendela di rumah ketika cuaca sedang panas. Membuka jendela rumah sama saja dengan membiarkan rumah Anda bernapas dan mengeluarkan kelembaban yang terkumpul di dalam rumah. Dengan begitu, risiko terjadinya dinding lembab akan makin berkurang.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Pipa Air Tersumbat dengan Cepat

2. Menggunakan Dehumidifier

Salah satu cara terbaik untuk menghindari terjadinya dinding lembab di rumah adalah dengan menggunakan dehumidifier. Alat ini memang berfungsi untuk menyerap kelembaban yang ada di dalam suatu ruangan. Jadi, risiko terjadinya dinding lembab akan benar-benar berkurang karena sudah tidak akan ada kelembaban di dalam ruangan yang dipasangi dehumidifier.

3. Pasang Ventilasi yang Baik

Pasang ventilasi yang baik di dalam rumah Anda, seperti exhaust fan atau ventilasi alam, untuk membawa udara segar dan membantu mengeluarkan kelembaban dari ruangan.

 

Apabila Juragan membutuhkan cat anti air untuk mengatasi dinding lembab, langsung saja beli di Juragan Material. Selain cat, kami juga menyediakan berbagai macam material lain dengan lengkap. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Bagikan:
whatsapp-icon linkedin-icon twitter-icon facebook-icon

Artikel Terkait

jm-dapurmin-1.jpg

Desain Dapur Minimalis Modern : Inspirasi Rak Dapur dan Backsplash TerjangkauDunia desain interior terus berinovasi dengan berbagai konsep yang menarik, tidak terkecuali untuk area dapur. Sebagai jantung rumah, dapur minimalis telah menjadi salah satu gaya yang paling banyak diminati karena kesederhanaannya yang stylish serta efisiensi yang ditawarkan. Artikel ini akan mengupas tuntas tentang dapur minimalis, mulai dari definisi, desain, sampai pemilihan material yang tepat untuk menciptakan ruang masak yang optimal dan bertahan lama.Definisi Dapur MinimalisCiri-ciri Utama Dapur MinimalisDapur minimalis dikarakteristikkan oleh garis-garis bersih, struktur yang simpel, dan minimnya dekorasi yang berlebihan. Unsur fungsi dalam ruang dapur sangat diperhatikan, di mana setiap ruang disusun sedemikian rupa untuk menghasilkan mobilitas yang lancar tanpa mengesampingkan estetika.Keuntungan dan Kekurangan Dapur MinimalisKeuntungan dari dapur minimalis adalah keefisienan ruang yang menciptakan suasana yang lebih terbuka dan terang, memudahkan penghuni dalam membersihkan dan merawat dapur. Namun, penghapusan dekorasi yang berlebih bisa membuat dapur terkesan kaku dan tidak hangat. Oleh karena itu, pemilihan material dan penataan harus dilakukan dengan cermat.Desain Dapur Minimalis 2x2 : Pilihan Populer Dapur Minimalis ModernTren Terbaru dalam Desain Dapur MinimalisSumber : https://id.pinterest.com/pin/914862418537440/Desain dapur minimalis modern terus berkembang dengan adopsi fitur-fitur pintar seperti sistem penyimpanan automatik dan penggunaan peralatan hemat energi. Estetikanya sering kali dipertajam dengan garis-garis yang lebih tegas dan kombinasi material baru.Salah satu contoh desain dapur minimalis modern adalah konsep open-plan, di mana dapur terintegrasi langsung dengan ruang makan atau ruang tamu. Dalam konsep ini, sebuah pulau dapur bisa berfungsi ganda sebagai area persiapan makanan dan juga sebagai bar sarapan. Warna dominan putih atau abu-abu dipadukan dengan aksen kayu untuk menambahkan kesan hangat, sementara lampu gantung modern di atas pulau dapur menambah sentuhan estetik yang menarik. Untuk penyimpanan, penggunaan laci-laci tersembunyi dengan sistem push-to-open menjaga kesan minimalis, sambil menyediakan ruang yang cukup untuk alat-alat dapur. Dengan memanfaatkan teknologi terkini, dapur minimalis modern ini tidak hanya indah secara visual tapi juga fungsional dan efisien.Sumber : https://id.pinterest.com/pin/414894184436663854/Penggunaan Teknologi dan Peralatan ModernTeknologi smart home dapat diintegrasikan ke dalam dapur minimalis untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi. Peralatan modern yang elegan juga bisa menjadi pilihan, seperti kompor induksi yang ramping atau kulkas pintar. Namun, tetap perhatikan pemilihan alat yang sesuai dengan kebutuhan dan menjaga agar tidak terlalu banyak elemen yang memenuhi ruang dapur.Menciptakan Suasana yang Stylish dan ModernUntuk menciptakan suasana dapur yang stylish, Anda bisa berinvestasi pada pencahayaan statement atau menghadirkan elemen alam seperti tanaman hias untuk menambah kehangatan.Memilih Keramik Dapur MinimalisJenis dan Pilihan Keramik yang SesuaiKeramik merupakan material pilihan untuk backsplash karena kemudahan pembersihannya. Untuk dapur minimalis, pilihan keramik berwarna netral atau monokrom sering menjadi favorit. Jangan lupa pertimbangkan tekstur keramik untuk menambahkan dimensi tanpa membebani desain.Tips Memilih Motif dan Warna KeramikPilihlah motif yang tidak terlalu ramai tapi tetap memberi karakter. Warna keramik harus selaras dengan keseluruhan palet warna dapur Anda untuk mendapatkan tampilan yang koheren.Putih dan Abu-abu: Kombinasi klasik putih dan abu-abu menciptakan tampilan yang bersih dan modern. Putih dapat digunakan sebagai warna dominan dengan sentuhan abu-abu pada area tertentu seperti backsplash atau countertop untuk menambah kedalaman visual. Sumber: https://id.pinterest.com/pin/78250112268800231/Cek produk granite tile di sini: e-katalog granite tileHitam, Putih, dan Kayu: Untuk menambah kehangatan pada dapur minimalis, gabungkan hitam dan putih dengan elemen kayu alami. Kayu bisa digunakan pada lantai atau sebagai aksen pada rak terbuka. Perpaduan ini menciptakan kontras yang menarik sekaligus menyajikan suasana yang hangat. Sumber: https://id.pinterest.com/pin/302867143705864386/Cek produk marmer di sini: e-katalog marmerBiru Pastel dan Putih: Biru pastel memberikan sentuhan warna yang lembut tanpa mengganggu kesan minimalis. Gunakan biru pastel pada lemari bawah dengan countertop dan dinding berwarna putih untuk menciptakan ruang yang terasa segar dan cerah. Sumber: https://id.pinterest.com/pin/10766486604080869/Cek produk keramik mozaik di sini: e-katalog keramik mozaikHijau Sage dan Putih: Hijau sage adalah pilihan lain untuk menciptakan suasana dapur yang menenangkan. Warna ini bekerja dengan baik dengan putih untuk menciptakan ruang yang terasa lapang dan segar. Aksen kayu atau tembaga dapat ditambahkan untuk kehangatan dan tekstur. Sumber: https://id.pinterest.com/pin/1128222144139011537/Cek produk granite tile di sini: e-katalog granite tileKombinasi warna-warna tersebut tidak hanya menciptakan estetika yang menawan tapi juga mempengaruhi mood dan atmosfer dapur. Jangan takut untuk bereksperimen dengan sampel warna dan material sebelum membuat keputusan akhir.Cara Pemasangan Keramik yang TepatPemasangan keramik untuk backsplash dapur membutuhkan perhatian khusus pada ketelitian dan teknik untuk memastikan hasil akhir yang estetis sekaligus fungsional. Berikut ini adalah langkah-langkah yang umum diikuti dalam proses pemasangan:Persiapan Permukaan: Permukaan harus bersih, rata, dan kering. Setiap lubang atau retakan perlu diperbaiki untuk menghindari masalah pada masa mendatang. Ini penting untuk memastikan keramik dapat melekat dengan baik.Penentuan Layout: Sebelum memulai, penting untuk merencanakan layout keramik. Hal ini termasuk menentukan di mana keramik pertama akan diletakkan dan bagaimana keramik akan disusun. Penggunaan spacer dapat membantu menjaga keseragaman jarak antar keramik.Pemotongan Keramik: Keramik perlu dipotong sesuai ukuran yang dibutuhkan, khususnya di sudut-sudut atau di sekitar outlet. Gunakan pemotong keramik atau penggiling untuk mendapatkan potongan yang akurat.Penyiapan Lem Keramik: Gunakan lem keramik berkualitas yang cocok untuk area basah. Aplikasikan lem keramik pada dinding dengan menggunakan sekop bertanduk untuk menciptakan tekstur yang membantu keramik melekat.Pemasangan Keramik: Tempelkan keramik pada dinding, mulai dari pusat ke arah luar, sambil mempertahankan tekanan yang konsisten. Gunakan palu karet untuk membantu keramik menempel dengan rata.Pengisian Nat: Setelah lem mengering dan keramik terpasang dengan kuat, isi sela antara keramik dengan nat. Pilih warna nat yang sesuai dengan keramik untuk tampilan yang harmonis.Penyelesaian: Setelah nat mengering, bersihkan sisa nat pada permukaan keramik dengan kain basah. Gunakan sealant di sekeliling tepi backsplash untuk mencegah masuknya air dan kotoran.Cek produk nat keramik di sini: e-katalog nat keramikMengikuti langkah-langkah tersebut dengan hati-hati akan membantu Anda mencapai backsplash keramik yang tidak hanya tahan lama tetapi juga memperindah ruang dapur. Jika merasa belum yakin, jangan ragu untuk meminta bantuan profesional agar mendapatkan hasil yang optimal.Juragan Modal Sebagai Platform Pendukung Kelancaran Proyek AndaUntuk Anda yang berencana untuk membangun rumah, beli perlengkapan pembangunan hanya di Juragan Material. Di sini, Anda dapat menemukan semen, keramik, hingga baja ringan dari berbagai macam merek di pasaran dengan harga terbaik! Kualitas dan keasliannya pun terjamin.Juragan Material juga menyediakan berbagai macam pengiriman dan pembayaran sesuai kebutuhan. Untuk Anda yang punya usaha kontraktor, Juragan Material punya fitur pembayaran Juragan Modal. Pinjaman untuk kontraktor hingga ratusan juta rupiah dengan waktu tempo pembayaran hingga 90 hari.Untuk menikmati fitur Juragan Modal, segera Upgrade Akun dan lengkapi data-data yang dibutuhkan. Prosesnya pun cepat, Anda akan mendapatkan konfirmasi di hari yang sama. Dengan Juragan Modal, Anda dapat membangun dulu, bayar kemudian. Cek info Juragan Modal selengkapnya di sini!Rak Dapur MinimalisJenis dan Model Rak Dapur yang TersediaPemilihan rak dapur minimalis berkisar dari model terbuka hingga tertutup. Rak terbuka memberikan akses cepat namun membutuhkan perawatan lebih sering. Rak tertutup menyimpan barang dengan rapi dan meminimalisir debu.Tips Mengoptimalkan Penyimpanan dengan RakPenggunaan divider atau organizer dapat membantu Anda memaksimalkan fungsi rak. Selain itu, pemilihan material rack yang kuat dan tahan terhadap kelembaban adalah penting agar rak dapur minimalis Anda bersifat fungsional sekaligus estetik.Pada akhirnya, desain dapur minimalis bukan hanya tentang mengikuti tren, melainkan juga menciptakan sebuah ruang yang resonan dengan gaya hidup Anda. Nikmati proses kreatif dalam menyesuaikan desain, memilih material, dan menyusun tata ruang—semua demi dapur minimalis impian yang tidak hanya stylish tapi juga penuh kenyamanan. Dengan sedikit kreativitas dan perencanaan cermat, Anda dapat menghadirkan dapur minimalis modern yang tidak hanya ciamik dari sisi desain tapi juga ergonomis dan tahan lama.Kelebihan dan Kekurangan Bahan Rak Dapur MinimalisMemilih bahan yang tepat untuk rak dapur minimalis Anda merupakan langkah penting dalam desain interior. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri yang perlu dipertimbangkan sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.Kayu SolidKelebihan: Kayu solid menawarkan keindahan alami dan kehangatan yang tak tertandingi. Keunikannya menciptakan karakter dan daya tarik visual yang khas. Kayu solid juga terkenal akan durabilitas dan kekuatannya, mampu bertahan lama jika dirawat dengan baik.Kekurangan: Biaya yang relatif tinggi dan pemeliharaan yang membutuhkan perhatian khusus. Kayu solid rentan terhadap perubahan cuaca dan kelembaban yang bisa menyebabkan retakan atau melengkung.Multiplek atau PlywoodKelebihan: Lebih terjangkau dibanding kayu solid dan memiliki bobot yang lebih ringan, membuatnya mudah dalam proses pemasangan. Multiplek menawarkan stabilitas yang baik terhadap perubahan kelembaban dan suhu.Kekurangan: Estetika yang kurang dibandingkan dengan kayu solid. Pemakaian lapisan veneer seringkali diperlukan untuk menambahkan tampilan yang lebih menarik.Cek produk multiplek di sini: e-katalog nat multiplekBlockboardKelebihan: Biaya yang lebih rendah dibandingkan kayu solid namun tetap menawarkan kekuatan dan stabilitas. Cocok untuk rak rak dapur yang memerlukan lebar yang lebih besar tanpa bergelombang.Kekurangan: Sisi estetika mungkin tidak sebaik kayu solid ataupun multiplek dengan veneer berkualitas. Perlu perlindungan tambahan seperti lapisan cat atau laminasi untuk penampilan akhir.Cek produk blockboard di sini: e-katalog nat blockboardStainless SteelKelebihan: Tahan terhadap air dan kelembaban, menjadikannya pilihan ideal untuk dapur yang sering digunakan. Mudah dibersihkan dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap goresan serta noda.Kekurangan: Dapat terlihat terlalu industri atau kurang hangat untuk beberapa preferensi desain interior dapur. Sidik jari dan tanda tangan cenderung mudah terlihat.AluminiumKelebihan: Ringan dan tidak berkarat, menjadikannya pilihan praktis dan tahan lama. Biayanya lebih rendah daripada stainless steel dan mudah dalam perawatan.Kekurangan: Aluminium lebih lunak daripada stainless steel, sehingga lebih rentan terhadap penyok dan goresan. Estetika mungkin tidak sesuai dengan semua konsep desain dapur.Setiap bahan memiliki keunikan tersendiri yang bisa disesuaikan dengan gaya dan kebutuhan dapur minimalis Anda. Pertimbangkan faktor-faktor seperti durabilitas, perawatan, estetika, dan anggaran saat memilih bahan untuk rak dapur minimalis impian Anda.KesimpulanMemutuskan pilihan bahan untuk rak dapur minimalis Anda berarti menimbang antara fungsi, estetika, dan anggaran. Dari kayu solid hingga aluminium, setiap bahan menawarkan kombinasi kelebihan dan kekurangan yang unik. Kayu solid memancarkan kehangatan dan keindahan alami, namun memerlukan perawatan lebih teliti dan investasi awal yang lebih besar. Sementara itu, pilihan seperti multiplek atau plywood dan blockboard menawarkan solusi yang lebih ekonomis dengan fleksibilitas instalasi yang baik meskipun mungkin memerlukan upaya ekstra dalam hal penyelesaian estetika. Bahan-bahan seperti stainless steel dan aluminium, di sisi lain, memberikan durabilitas dan kemudahan perawatan yang sangat baik meski mungkin kurang dalam hal kehangatan estetika. Dalam menentukan pilihan, penting untuk mempertimbangkan bagaimana setiap bahan akan berintegrasi ke dalam desain total dapur Anda, serta memahami kebutuhan dan gaya hidup Anda untuk menjamin bahwa dapur minimalis Anda tidak hanya terlihat menarik tetapi juga berfungsi sesuai dengan kebutuhan sehari-hari Anda. 

bahan bangunan rumah

Membangun sebuah bangunan entah berupa rumah, gedung, maupun jembatan bukanlah perkara mudah. Selain desain bangunan, Anda juga perlu memperhatikan material bangunan yang akan digunakan. Pemilihan material bangunan yang tepat akan membuat bangunan Anda berdiri kokoh dan awet digunakan dalam waktu lama. Sebelum membahas lebih lanjut terkait bagaimana memilih material bangunan yang tepat, mari kita kenali dulu bahan bangunan, berikut dengan keunggulan serta kelemahannya berikut ini:Hal-hal yang Harus Diperhatikan Saat Membangun RumahMembangun atau renovasi rumah baru tampaknya menjadi impian bagi hampir setiap orang. Akan tetapi, sebelum bisa membangun bangunan rumah baru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Hal ini berguna untuk mencegah kendala dan risiko, sehingga rumah yang Anda bangun sesuai dengan keinginan dan harapan.1. Jumlah penghuni dalam rumahHal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika akan membangun rumah baru adalah seberapa banyak jumlah penghuni yang nantinya tinggal di rumah tersebut. Tentunya rumah yang akan Anda bangun harus memenuhi dan menyesuaikan jumlah orang dalam satu keluarga.2. Menentukan kebutuhan tiap anggota keluargaKemudian Juragan juga perlu menyesuaikan kebutuhan tiap penghuni atau anggota keluarga. Contohnya, untuk anak-anak tentu memerlukan kamar tidur anak, ruangan bermain, dan sebagainya.3. Jumlah lantai rumah yang mau dibangunSelanjutnya jumlah lantai rumah yang hendak dibangun juga harus diperhatikan, apakah 1, 2, atau 3 lantai. Hal tersebut berkaitan dengan menyesuaikan kebutuhan anggota penghuni keluarga seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Selain itu, jumlah lantai rumah juga harus disesuaikan dengan luas tanah atau lahan yang dimiliki.4. Menentukan anggaran pembangunan rumahAnggaran pengeluaran untuk membangun rumah penting Anda rencanakan secara matang. Pastikan Juragan sudah memperkirakan budget sesuai dengan kemampuan finansial yang dimiliki.5. Menentukan waktu estimasi rumah selesai dibangunTerakhir, Anda harus menentukan target waktu serta kapan rumah akan selesai dibangun. Hal ini bisa memotivasi Anda untuk menemukan cara paling efektif dan strategis dalam membangun rumah sesuai harapan.Jenis Bahan Bangunan RumahDalam membangun rumah, tentunya terdapat banyak jenis material bangunan dengan fungsi yang berbeda-beda dan mesti dipersiapkan dengan tepat agar bangunan rumah dapat berdiri sesuai apa yang diharapkan. Berikut ini terdapat beberapa jenis bahan bangunan yang paling umum untuk digunakan dalam konstruksi rumah.1. Batu Bata MerahMaterial bangunan pertama ialah batu bata. Batu bata sudah ada sejak belasan ribu tahun lalu dan masih digunakan hingga sekarang. Namun bukan berarti material ini tidak memiliki kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan batu bata. Kelebihannya ialah:Mudah ditemukan serta teruji ketahanannya.Bersuhu dingin sehingga sangat nyaman ditinggali ketika cuaca panas.Lebih tahan lama dan kuat karena dibuat dengan pembakaran.Merekatkan batu bata merah cenderung lebih mudah dan tidak membutuhkan perekat khusus.Bisa dipakai secara fleksibel untuk membangun bidang berukuran besar maupun kecil.Transportasinya lebih mudah karena ukurannya yang tidak terlalu besar.Lebih mudah dipasang tanpa pengetahuan khusus.Lebih tahan api.Lebih tahan terhadap retak rambut.Sedangkan kekurangan dari batu bata merah adalah sebagai berikut:Harganya cukup mahal dibandingkan dengan batako.Dimensi volumenya lebih kecil daripada batako.Waktu pengeringannya memakan waktu cukup lama bila dibandingkan dengan material lain.2. BatakoBatako merupakan salah satu bahan bangunan yang terdiri dari campuran semen dan pasir. Kelebihan batako ialah:Ukurannya lebih besar daripada batu bata sehingga membutuhkan lebih sedikit Batako ketimbang batu bata dalam bangunan.Ukuran batako juga sama sehingga lebih rapi dan mudah dipotong untuk perapian.Lebih ringan dibandingkan dengan batu bata karena ada rongga di dalamnya sehingga lebih cocok untuk bangunan dua lantai atau bangunan lain yang mengandalkan kolom untuk kekuatannya.Kedap air sehingga mampu memperkecil perembesan air hujan dan lebih ringan ketimbang batu bata.Lebih tahan suhu panas.Sedangkan kekurangan batako pada umumnya:Mudah retak dan mudah dilubangi karena ada rongga di bagian tengahnya.Kurang kuat bila dibandingkan dengan batu bata sehingga tidak sesuai untuk bangunan satu lantai yang menggunakan dinding sebagai kekuatan strukturnya.Membuat dinding rumah lebih panas ketika cuaca panas karena sifat tahan panasnya.3. BatuBahan bangunan rumah lainnya ialah batu, khususnya batu alam yang biasa digunakan untuk dekoratif maupun bahan konstruksi membangun rumah. Batu biasa digunakan untuk pembangunan kamar mandi, taman, atau pagar rumah Anda. Ruangan seperti dapur maupun garasi jarang menggunakan batu karena karakter batu sendiri yang mudah kotor dan sulit untuk dibersihkan. Beberapa batu yang digunakan dalam konstruksi ialah batu kali, batu marmer, batu palimanan, granit, andhesit hingga sabak.Baca Juga: 7 Jenis-Jenis Beton Untuk Berbagai Konstruksi4. KayuSelanjutnya terdapat bahan kayu yang umum digunakan sebagai bahan bangunan rumah untuk atap, kusen pintu, atau pembuatan dinding bangunan. Kayu juga biasa digunakan untuk lantai rumah Anda dan cocok digunakan di segala musim salah satunya kayu jati. Meskipun demikian kayu memiliki harga yang lebih tinggi daripada batu bata maupun batako.Kayu bisa digunakan dalam berbagai dimensi dan bentuk sehingga mampu mempercepat proses pembangunan. Kayu lebih tahan terhadap tekanan dan lentur sehingga mudah sekali dalam pengerjaannya. Kekurangan kayu ini ialah sensitif terhadap kelembapan sehingga mudah sekali diserang serangga seperti rayap. Kayu juga tidak tahan api sehingga diperlukan pemrosesan lebih lanjut bila digunakan di tempat-tempat rawan kebakaran.5. MetalMetal merupakan bahan bangunan rumah yang kuat sehingga sering dipakai untuk gedung pencakar langit. Bahan metal ini bisa berupa baja, perak hingga titanium. Baja dan perak lebih sering digunakan karena lebih fleksibel dan tahan lama walaupun berkarat. Ada beberapa orang juga yang menggunakan titanium untuk struktur bangunan walaupun harganya cukup mahal. Besi juga sering dipakai untuk dijadikan bahan bangunan jembatan yang butuh daya tekan kuat.6. PasirBahan bangunan rumah lainnya ialah pasir sering dijadikan campuran semen. Butiran pasir lebih tajam dan kuat untuk dijadikan perekat bata maupun pondasi. Pasir dapat juga digunakan sebagai campuran perekat keramik. Untuk mendapatkan pasir berkualitas, Anda perlu mengepalkannya karena jika menggumpal maka pasir tersebut kurang berkualitas. Pilihlah pasir dengan kandungan lumpur kurang lebih 5%. Pasir yang bagus juga tidak mengandung bahan organik terlalu banyak serta bukan pasir laut.7. GentengGenteng adalah bahan bangunan yang berfungsi untuk melindungi rumah dari paparan sinar matahari serta air hujan. Jenis genteng pada umumnya terbuat dari campuran tanah liat yang dibakar hingga berwarna coklat kemerahan. Bahan konstruksi rumah satu ini juga dikenal mempunyai daya tahan yang sangat kuat sehingga Anda tak perlu khawatir untuk menggantinya selama puluhan tahun lamanya.Baca Juga: 5 Jenis Batu Alam untuk Digunakan di Ruangan KantorTips Mendapatkan Bahan Bangunan Rumah yang BaikBanyaknya jenis bahan bangunan yang digunakan tentu membuat Anda harus selektif dalam memilih bahan bangunan tersebut. Beberapa tips yang dapat digunakan untuk mendapatkan material yang baik yaitu:1. Setiap bahan yang bagus punya ciri khasSetiap bahan bangunan memiliki ciri khas untuk mempermudah Anda mengidentifikasinya. Sebagai contoh, dalam memilih genteng untuk kebutuhan atap rumah Anda. Anda bisa menggunakan genteng keramik dengan daya tahan tinggi sehingga sering sekali digunakan untuk bangunan kuno seperti kuil. Genteng keramik yang bagus biasa menimbulkan suara yang nyaring ketika Anda ketuk. Pilihlah genteng keramik dengan material pewarna glazur yang dikenal lebih tahan lama.Selain itu, batu bata yang bagus bila diketuk-ketuk permukaannya akan mengeluarkan suara. Batu bata yang bagus juga tidak menyerap banyak air ketika Anda rendam selama 24 jam. Sedangkan untuk besi beton yang bagus juga memiliki ukuran konsisten dari ujung ke ujung.2. Pertimbangkan iklim lokasi bangunan AndaAnda juga perlu mempertimbangkan iklim dari lokasi bangunan yang hendak dibangun. Apabila lokasi bangunan Anda memiliki iklim panas maka bahan batu bata bisa menjadi pilihan tepat. Rumah akan lebih sejuk saat cuaca panas. Pilihlah bahan bangunan dengan pori-pori seperti batu bata agar suhu di dalam rumah menjadi sejuk. Jika Anda tinggal di kawasan dingin, maka bahan metal atau batako akan lebih tepat untuk digunakan.3. Perhatikan pemeliharaan dan energi yang dibutuhkanAgar tidak banyak menimbulkan biaya di masa depan, Anda juga perlu mempertimbangkan aspek pemeliharaan bahan bangunan tersebut. Pilih bahan yang menggunakan perawatan yang mudah dan lebih murah. Dengan begitu, pengeluaran Anda atas bahan bangunan tidak over-budget. Bahan bangunan yang menggunakan energi listrik besar juga memakan banyak biaya. Pilihlah bahan bangunan yang mampu menghemat energi. Sebagai contoh, manfaatkan jendela untuk memberikan sirkulasi udara agar lebih sejuk.Baca Juga: 11 Jenis Bahan Bangunan Paling Penting Dalam KonstruksiJangan lupa untuk memilih distributor bahan bangunan dengan reputasi kredibel. Dengan begitu Anda mendapatkan bahan bangunan berkualitas dengan harga terbaik, seperti di Juragan Material yang memiliki banyak pilihan bahan bangunan dan banyak pilihan pembayaran. Jadi, tunggu apalagi? Pesan sekarang juga!

Jenis Kayu Ringan dan Kuat.webp

Jenis kayu ringan dan kuat menjadi salah satu material yang sering dipilih dan banyak dicari dalam penggunaan bahan furniture di rumah. Penerapan bahan kayu di dalam rumah tentu harus mempertimbangkan kualitas materialnya seperti tahan air, cuaca, dan zat kimia. Bersamaan dengan itu, material kayu yang dipilih mestinya aman dari jangkauan anak-anak.Dalam artikel ini, Juragan akan mendapatkan rekomendasi jenis kayu ringan dan kuat yang bisa Anda gunakan dalam pembangunan rumah saat ini. Namun, sebelum mengetahui rekomendasinya, yuk pahami lebih dalam mengenai jenis kayu satu ini.Apa yang Dimaksud dengan Jenis Kayu Ringan?Kayu ringan merupakan kayu lunak yang mudah untuk dipotong. Kayu ini juga sangat mudah untuk diangkat dan dipindahkan karena memiliki massa yang lebih ringan dari kayu pada umumnya. Selain itu, jenis kayu ini juga sangat mudah untuk diolah dan dipakai untuk pembuatan furniture.Penggunaan jenis kayu ringan disarankan untuk penggunaan furniture di dalam rumah saja. Hal ini dikarenakan furniture dari kayu ringan rentan mengalami lapuk dan berjamur ketika berada di bawah sinar terik matahari atau bahkan terkena air hujan.Baca Juga: Alasan Mengapa Kontraktor Bangunan Harus Menggunakan ACPApa Saja Jenis Kayu Ringan dan Kuat yang Cocok untuk Industri Furniture?Berikut ini beberapa jenis kayu yang memiliki kualitas terbaik dan dapat dijadikan bahan mebel atau furniture.1. Kayu JatiKayu jati memiliki ciri berwarna cokelat agak kekuning-kuningan dan banyak ditemukan di pulau Jawa atau Sulawesi. Kayu jati tidak bisa tumbuh maksimal di daerah lain karena kandungan tanah yang berbeda akan memiliki tingkat keasaman yang berbeda pula.Butuh waktu hingga puluhan tahun untuk bisa menggunakan kayu jati sebagai bahan mebel atau furniture. Faktor usia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga kayu jati menjadi mahal. Hal inilah yang membuat kayu jati disebut sebagai kayu premium. 2. Kayu MahoniBerbeda dengan ciri kayu lainnya yang berwarna terang dan cerah, kayu mahoni memiliki ciri berwarna kemerahan. Makin tua usia kayu mahoni, maka warna merahnya juga akan makin pekat.Kayu mahoni sebaiknya tidak digunakan di luar ruangan sebab kayu jenis ini cukup rentan terhadap rayap dan jamur. Kayu ini memiliki pori-pori kecil sehingga kayu mahoni memiliki serat yang lebih halus dibandingkan kayu jati. Oleh karena itu, jenis kayu seperti ini sangat cocok digunakan sebagai bahan furniture.3. Kayu BalsaJenis kayu ringan lainnya bernama kayu balsa, kayu jenis ini adalah salah satu jenis kayu ringan namun sangat kuat dan lentur. Kayu balsa mudah melengkung tidak seperti kayu lainnya yang mudah patah juga kaku, sehingga banyak digunakan sebagai material kerajinan tidak hanya sebagai furniture saja.Kayu ini mudah ditemukan di area Jawa dan Sumatra sehingga stoknya cukup melimpah dan harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Kayu balsa memiliki ciri berwarna putih keabu-abuan sehingga sangat cocok jika di-finishing menggunakan warna yang transparan.4. Kayu Jati Belanda (Kayu Pinus)Kayu jati belanda berbeda dengan kayu jati asli, sebab harga kayu ini relatif lebih terjangkau. Tentunya, kayu jenis ini sangat cocok jika dijadikan sebagai produk mebel atau furniture.Kayu jati belanda memiliki warna putih dengan serat lurus sedikit bergelombang, kayu jenis ini memiliki serat kayu pinus yang menonjol sangat jelas. Namun, ketika kayu ini diolah menjadi furniture, diperlukan ketelitian yang tinggi karena kayu ini memiliki detil mata kayu yang mudah retak atau patah jika ada kesalahan sedikit saja dalam proses pemotongan.Baca Juga: Mengenal Istilah Kode Keramik KW 1, 2, 3 di Indonesia5. Kayu SungkaiKayu sungkai memiliki beberapa kelebihan yang menarik untuk dijadikan furniture. Pertama, kepadatan kayu sungkai tergolong moderat yang membuatnya cukup mudah untuk diolah. Sehingga, perajin dapat memahat dan membentuk kayu sungkai sesuai desain yang diinginkan.Selanjutnya, kayu sungkai mempunyai serat halus yang membuat permukaan furniture tampak lebih menarik. Kayu ini juga sangat responsif pada proses pewarnaan, sehingga Anda dapat membuat berbagai nuansa dan tampilan pada furniture.6. Kayu CedarKayu cedar cocok untuk dijadikan furniture karena sifatnya yang ringan dan tahan terhadap pengaruh cuaca, dan juga tahan dengan serangan serangga. Kayu ini berasal dari pohon cemara, dan memiliki warna yang indah serta serat halus yang memberikan tampilan elegan pada furniture Anda.Bagaimana Cara Agar Finishing Jenis Kayu Ringan Lebih Merata?Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk melakukan finishing pada jenis kayu ringan agar hasil akhirnya terlihat lebih merata. Bagaimana caranya? Juragan dapat melihat berbagai tipsnya berikut ini.1. Aplikasikan Dempul KayuHal pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengaplikasikan dempul kayu atau yang biasa disebut dengan wood filler. Fungsinya adalah untuk menutupi pori-pori kayu sehingga memudahkan penyerapan noda pada kayu dan hasil pernis menjadi lebih rata.2. Aplikasikan Cat Dasar KayuCat dasar kayu juga dapat membantu proses finishing pada jenis kayu ringan agar terlihat lebih rapi. Cat ini memiliki tekstur yang sangat cair sehingga dapat dengan mudah terserap hingga ke dalam pori-pori kayu.3. Amplas KayuProses mengamplas wajib dilakukan sebelum proses finishing dilakukan. Proses ini diperlukan untuk menghaluskan permukaan kayu sehingga hasil finishing pada jenis kayu ringan terlihat lebih rapi.Baca Juga: Mengenal Pondasi Cakar Ayam, Teknik Konstruksi Asli Indonesia4. Aplikasikan Top CoatTop coat dapat memberikan perlindungan lebih pada jenis kayu ringan. Lapisan kayu akan menjadi lebih kuat sehingga mencegah terjadinya kelembapan, meminimalisir goresan, dan segala jenis cacat yang dapat disebabkan oleh faktor eksternal. Apabila Juragan sedang melakukan pembangunan yang membutuhkan kayu ringan untuk bahan furniture, Anda dapat langsung menghubungi Juragan Material sekarang juga. Kami menyediakan berbagai macam material yang Anda butuhkan secara lengkap. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!